Ia menjadikan stand-up comedy menjadi panggung untuk memberdayakan sesama wanita.
Ia sadar bahwa pekerjaan di pendidikan adalah pekerjaan yang tak pernah usai.
Ia yakin, eksistensinya hingga hampir 4 dekade ini karena cinta, passion, kerja keras, dan sedikit faktor keberuntungan.
Ketika karya saya masuk ke hati pendengar, inilah yang memantik semangat saya untuk berkarya di musik.
Pekerja seni juga harus mengasah skill dan punya deadline kerja untuk diri sendiri.
Ini perayaan atas pencapaian wanita Indonesia di berbagai bidang.
Membirukan Monas, #KitaSupreme beri apresiasi bagi delapan wanita hebat yang dipilih oleh Head & Shoulders dan Femina.