Dok: Femina
Wanita Indonesia sejak lama sudah menunjukkan kehebatannya. Kalau dulu kita mengenal R.A Kartini dan pahlawan wanita lainnya seperti H.R Rasuna Said yang bergerak di bidang pendidikan. Kini, kita bisa melihat kehebatan wanita dalam berbagai bidang. Bahkan tak hanya terbatas pada bidang-bidang yang notabene dijalani wanita, tapi juga bidang lain yang didominasi oleh pria.
Pencapaian wanita Indonesia dalam berbagai bidang ini patut diapresiasi. Lewat #KitaSuprême Head and Shoulders dari P&G bersama dengan femina mengapresiasi wanita-wanita hebat agar bisa menginspirasi lebih banyak lagi wanita di Indonesia.
Lewat pemilihan yang berlangsung secara tertutup yang dilakukan oleh Head & Shoulders dan femina, telah terpilih delapan wanita supreme yang kuat dan memiliki kehebatan di bidangnya masing-masing.
Malam apresiasi telah berlangsung pada Senin (31/7) lalu di Monas dan menjadi malam perayaan kehebatan wanita Indonesia. Di balik kelembutan seorang wanita, terpancarkan kehebatan yang bisa menjadi inspirasi bagi wanita lainnya.
Siapa saja wanita hebat pilihan Head & Shoulders dan femina? Mereka dipilih karena telah memenuhi kriteria sebagai berikut: melakukan sesuatu yang besar dalam hidup mereka, memiliki pencapaian di bidangnya, menggerakkan lingkungannya, serta menjadi trend setter. Berikut 8 nama wanita Supreme pilihan Head & Shoulders dan femina.
Selanjutnya: 1/ Susi Pudjiastuti

Dok: femina
1/ Susi Pudjiastuti
Berguru pada kehidupan, mungkin ini yang bisa dijelaskan dari sosok seorang Susi Pudjiastuti. Keberanian, ketegasan, hingga sikapnya yang kadang dinilai orang lain sebagai sesuatu yang kontroversial, justru berhasil membawa Susi dalam posisinya saat ini.
Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan RI ini sangat dekat dengan laut dan kehidupan nelayan. Lewat pemikiran dan keberaniannya, beberapa perbaikan telah dilakukan Susi untuk meningkatkan potensi laut Indonesia, yang memang penting sebagai sebuah negara dengan luas lautan yang mencapai 95% dari keseluruhan luas wilayah Indonesia.
Selanjutnya: 2/ Ghea Panggabean
Dok: femina
2/ Ghea Panggabean
Wanita sebagai sosok yang lembut tetapi juga memberi kekuatan, menjadi inspirasi Ghea Panggabean dalam berkarya. Kekhasannya dalam membangun kain Nusantara ke dalam sentuhan busana modern menjadi trendsetter sekaligus digemari banyak orang. Berbagai penghargaan internasional di bidang fashion pun ia raih. Di balik rancangannya yang trendi, Ghea memiliki perhatian besar pada kekayaan wastra Indonesia.
Selanjutnya: 3/ Najelaa Shihab

Dok: femina
3/ Najelaa Shihab
Besar dalam lingkungan keluarga yang mayoritas menjadi guru dan dosen, membuat ibu tiga anak ini sudah akrab dengan konsep pendidikan. Bahkan menjadi seorang pendidik sudah jadi cita-citanya sejak beranjak dewasa. Hingga akhirnya ia mendirikan Sekolah Cikal yang tidak hanya sebagai tempat pendidikan untuk anak tapi juga para orang tua belajar.
Di tengah pertumbuhan dunia yang serba cepat, ia melihat pentingnya menguatkan pendidikan dari rumah. Ia pun kemudian menyebar prinsip bahwa ‘pendidikan adalah sebuah proses belajar, bergerak, dan bermakna’ ke seluruh pelosok negeri lewat berbagai program yang ia kembangkan seperti inibudi.org.
Selanjutnya: 4/ Alberthiene Endah

Dok: femina
4/ Alberthiene Endah
Di antara jajaran nama-nama penulis hebat tanah air, Alberthiene Endah adalah salah satu yang fokus pada penulisan buku biografi. Berbagai kisah kehidupan tokoh-tokoh besar Indonesia sudah ia tuangkan dalam buku. Sebut saja Krisdayanti, Chrisye, Ani Yudhoyono, Probosutedjo, dan Titiek Puspa.
Saat ini ia tengah disibukkan dengan penulisan buku biografi presiden RI, Joko Widodo. Isi bukunya terasa kaya, karena sebagai penulis buku biografi ia mampu memasukkan unsur pop dalam karya-karyanya.
Selanjutnya: 5/ Sri Luce Rusna
Dok: femina
5/ Sri Luce Rusna
Di dunia desain perhiasan, nama Sri Luce Rusna tak bisa lepas dari brand perhiasan Tulola yang sudah dikenal di manca negara. Besar di Bali, bersama rekannya Happy Salma, Sri Luce mengembangkan Tulola sebagai brand perhiasan yang berakar pada desain lokal namun berkelas internasional. Khusus untuk #KitaSupreme, Tulola membuat sirkam yang terinspirasi dari daun argan, daun kehidupan, dan kelembutan sosok wanita.
Selanjutnya: 6/ Sakdiyah Ma'ruf
Dok: femina
6/ Sakdiyah Ma’ruf
Wajah wanita memang asing ditemui di panggung komedi layaknya monolog yang akrab disebut stand-up comedy. Namun, Sakdiyah Ma’ruf menjadi salah satu wanita yang namanya diperhitungkan sebagai komika.
Ia berani blakblakan menertawakan diri sendiri sambil menyelipkan pesan pemberdayaan di berbagai kesempatan, bahkan hingga panggung internasional. Angin segar atas eksistensi wanita di industri yang masih didominasi pria ini.
Selanjutnya: 7/ Isha Hening

Dok: femina
7/ Isha Hening
Bidang yang ia tekuni terbilang unik, Motion Graphic Artist. Tak hanya itu, bisa dibilang hanya segelintir wanita yang menekuni dunia ini dan sukses. Menjalani profesi di wilayah yang didominasi oleh pria, bagi Isha kuncinya adalah percaya diri akan kemampuannya. Karena ia yakin, tidak ada yang tidak bisa dilakukan oleh wanita.
Terbukti, ia telah dipercaya menjadi motion graphic artis untuk berbagai konser musik, seperti Raisa dan We The Fest 2018. Di malam apresiasi #KitaSupreme, Isha memperlihatkan karya spektakularnya dengan visualisasi video mapping di Monas bertema argan. Sebelumnya, ia juga membuat video mapping untuk acara counting down Asian Games 2018 di Monas.
Selanjutnya: 8/ Yura Yunita
Dok: femina
8/ Yura Yunita
Namanya sedang menanjak di dunia seni musik dalam negeri. Album pertamanya yang rilis tahun 2014 bahkan langsung diperhitungkan sebagai salah satu album Indonesia terbaik versi Majalah Rolling Stone Indonesia. Ia beberapa kali masuk sebagai nominator artis penyanyi terbaik Indonesia. Di balik suara emasnya, Yura juga menjadi trendsetter baru di kalangan anak muda. (f)
Baca Juga:
#KITASUPREME, Apresiasi untuk Kekuatan dan Kehebatan 8 Wanita Indonesia