Film ini mengangkat isu kekerasan seksual dan budaya bungkam.
Kedua anaknya menjadi alasan Ririn untuk segera pulih dan semangat kembali.
Ririn Ekawati sedang seru-serunya mengurus clothing line Rin Collection bersama sang adik.
Seperti anak kembar, mereka saling tahu apa yang ada di benak, tanpa perlu kata-kata.