Asam tidak hanya harus berasal dari cuka atau perasan jeruk saja. Beberapa bahan penambah rasa asam yang sudah turun temurun ini memang terbukti menciptakan rasa masakan yang berbeda. Ini beberapa di antaranya.


1/ Asam Jawa
Akrab bagi kebanyakan masyarakat Indonesia karena kerap dijumpai dalam makanan sehari-hari seperti sayur asam ataupun dalam olahan minuman jamu. Asam jawa dapat dijumpai dalam bentuk sirup ataupun gula-gula.


Foto: Pixabay
 
2/ Asam Cikala
Jangan heran mencium wanginya yang menyerupai bunga kecombrang karena asam cikala merupakan buah dari tanaman yang sama. Umum dijumpai dalam masakan khas Batak untuk menghilangkan amis pada ikan atau daging.
 
Buah ini berjejalan dalam bongkol yang berbentuk hampir bulat. Masing-masing butir berisi biji-biji kecil (berbiji banyak) berwarna cokelat kehitaman. Kualitasnya tetap terjaga walaupun dibiarkan hingga mengering.
 

Foto: Instagram/@ronikho
 
 
 


Foto: instagram/@cda05_nurr
 
3/ Asam Gelugur
Masih satu kerabat dengan manggis. Biasanya dijual dalam bentuk kepingan tipis berwarna cokelat. Masakan yang digunakan pun akan berubah menjadi keruh. Masyarakat Melayu dan suku Batak sering menggunakannya sebagai penyedap dalam masakan.
 
 
 


Foto: instagram/@ronikho
 
4/ Asam Kandis
Ciri khasnya berwarna merah kecokelatan. Banyak dipakai dalam masakan Sumatera seperti pindang. Kulit buahnya tidak hanya dijadikan bumbu dapur, tapi juga dapat dijadikan acar bahkan selai.
 
 
 


Foto: instagram/@kulineratjeh
 
5/ Asam Sunti 
Dibuat dari belimbing wuluh yang dikeringkan. Ditaburi garam, lalu di jemur di terik matahari sampai kering, lalu setelahnya disimpan dalam wadah kedap selama 40 – 60 hari agar lendir dari belimbing wuluh menghilang.
 
Merupakan bumbu masakan khas Aceh. Dapat dijumpai dalam masakan kari hingga sambal. (f)

Baca juga:

4 Trik Memaksimalkan Bawang Putih Sebagai Penyedap Masakan

4 Cara Menyimpan Ikan Asin

5 Bahan Pengganti Garam