Serupa lumpia Semarang, hanya lebih basah dan tidak menggunakan rebung. Satu yang favorit adalah Lumpia Bapak Alen, di Gang Aut yang sudah berjualan sejak tahun   1972.

Bahan:
  • Minyak sayur, untuk mengoles dan menumis
Kulit, aduk rata:
  • 600 ml air
  • 200 g tepung terigu serbaguna
  • 1 butir telur ayam
  • ½ sdt garam
Isi:
  • 5 butir telur ayam
  • 200 g udang pancet, kupas, cincang kasar
  • 3 buah tahu kuning, hancurkan
  • 300 g bengkuang, potong 1x1 cm
  • 1 sdm kecap manis
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt gula pasir
  • 150 g taoge
  • 1 sdm kecap asin
Bumbu, haluskan:
  • 3 sdm ebi, haluskan
  • 2 siung bawang putih
  • 3 butir bawang merah
  • ½ sdt merica
Cara Membuat:
  1. Kulit: Olesi wajan datar diameter 20 cm dengan minyak. Setelah panas, tuang 1 sendok sayur adonan, ratakan. Masak hingga matang, angkat. Ulangi langkah yang sama untuk sisa bahan.
  2. Isi: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga matang dan harum. Masukkan telur kocok, aduk rata. Masukkan udang, masak hingga udang berubah warna.
  3. Tambahkan tahu, bengkuang, kecap, garam, dan gula. Aduk rata. Tambahkan taoge. Aduk rata sejenak, angkat. Sisihkan.
  4. Penyelesaian: Ambil 1 lembar kulit lumpia, letakkan 2 sdm bahan isi. Gulung dan rapatkan hingga berbentuk seperti amplop persegi panjang (lumpia). Ulangi langkah yang sama untuk sisa bahan. Sajikan.(f)

Untuk 12 buah