Jajanan khas Cirebon, mirip crêpe namun dari campuran tepung beras dan ketan matang. Isinya pisang kepok yang dipenyet dan taburan gula merah lalu dimasak hingga gula meleleh. Sayang, keberadaannya mulai langka. Di daerah asalnya, hanya ditemukan dua pedagang saja, di Pasar Kanoman dan Jl. Pagongan (Ibu Lena). Alat masak yang digunakan biasanya wajan berbahan besi tebal. Namun, karena pembuatannya cukup sulit, pemula bisa menggunakan wajan ukuran/bentuk serabi. Bahan:
- 100 g tepung ketan
- 75 g kelapa setengah tua, parut, sangrai
- ½ sdt garam
- 250 ml air hangat
- 25 g tepung beras
- 8 buah pisang raja, belah membujur
- 50 g gula merah, sisir
- Ketan, masak hingga matang:
- 100 g beras ketan
- 300 ml santan encer, dari ½ butir kelapa parut
Cara Membuat:
- Aduk rata tepung, kelapa, dan garam. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan spatula karet hingga rata.
- Ambil 1 sdm adonan, letakkan di atas wajan serabi. Pipihkan adonan menggunakan spatula karet hingga membentuk lingkaran tipis (seperti kerak telor).
- Masak hingga kulit bagian bawah matang (± 5 menit). Letakkan nasi ketan, pipihkan hingga hampir seluas dadar.
- Tambahkan dua potong pisang, taburi gula. Tutup wajan selama ± 5 menit. Angkat.
- Pipihkan pisang sambil diratakan hingga hampir seluas dadar. Tekan bagian tepinya agar menempel. Lipat, angkat. Sajikan hangat. (f)