Temuan pentingnya dalam wujud formula ‘dua sendok makan sel’ yang mampu melipatgandakan produksi vaksin hingga 10 kali lipat lebih banyak.
Tri Mumpuni dan Prof Adi Utarini mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia dan mengaplikasikannya langsung pada masyarakat.
Berkat keahliannya di bidang epidemiologi modern, Indonesia dapat menangani masalah pandemi dengan analisis data.