Kata-kata yang terangkai bisa begitu mengena dan tak pernah gagal menyentuh hati seseorang.
Dan kau melihat dirimu sebagai burung bersayap patah itu, yang berhenti terbang mengarungi luasnya langit pernikahan, oleh karena pemilik cincin hatimu menin...
Ketika pembuluh-pembuluh darahnya yang membengkak oleh kecemasan nyaris meledak dipicu rasa marah, seseorang menggamit lengannya.