Seperti roti, namun direbus. Menghasilkan kulit yang lembut-montok dan kerak yang gurih di bagian dasarnya.

Bahan:
  • 150 ml minyak wijen
Kulit:
  • 200 g tepung terigu khusus roti
  • 100 ml air hangat
  • 1 kuning telur ayam
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdt ragi instan
  • ½ sdt garam
Isi, aduk rata:
  • 125 g udang kupas, cincang
  • 100 g daging ayam cincang
  • 50 g hoisom, rendam air, cincang*)
  • 50 g rebung kalengan**)
  • 1 cm jahe, cincang
  • 1 sdm ang ciu
  • 2 sdt light soy sauce
  • ½ batang daun bawang cung, iris halus
Larutan tepung, aduk:
  • 500 ml air
  • 100 g tepung terigu serbaguna
Cara Membuat:
  1. Kulit: Uleni semua bahan hingga kalis. Bulatkan. Tutup wadah dengan lap lembap. Fermentasikan hingga mengembang 2 kali lipatnya (± 30 menit). Sisihkan.
  2. Bagi adonan masing-masing seberat  15 g, bulatkan. Pipihkan hingga tipis sekali. Beri 1 sdt bahan isi. Bulatkan kembali. Sisihkan.
  3. Olesi minyak wijen ke wajan datar berukuran besar (misalnya berdiameter ….. cm) namun berdinding. Susun tiap dumpling secara berjarak. Tuangi larutan tepung.
  4. Merebus: Tutup dan didihkan di atas api sedang hingga larutan memadat ke sekeliling dumpling (± 20 menit).
  5. Tuangi lagi minyak wijen. Tutup dan teruskan memasak hingga bagian bawah dumpling dapat dikeruk. Angkat.
  6. Sajikan panas. (f)
*) Hoisom: Teripang (sea cucumber) yang dikeringkan. Banyak dijual di daerah pecinan.

**) Rebung kalengan: Disebut juga bamboo shoot, yakni batang bambu muda yang bertekstur  lunak.

Untuk 24 buah