Foto: Instagram @kimkardashian

Pernikahan Kim Kardashian (37) dan Kanye West (40) sering disebut, “Drama. Drama. Drama!” Kehidupan cinta mereka memang tak lepas dari pemberitaan dan sensasi. Maret 2018, terkuak kabar tidak sedap bahwa keutuhan rumah tangga Kanye dan Kim tinggal menunggu hitungan waktu saja. Isu perceraian terdengar, dan penyebabnya adalah sikap Kanye yang dianggap kekanak-kanakan dan egoistis, seperti diulas The Hollywood Life.

Padahal, baru 15 Januari 2018 lalu pasangan ini dikaruniai buah hati mereka yang ketiga, Chicago West. Putri cantik mereka didapatkan dari bantuan rahim wanita lain. Kim memang sejak lama ingin menambah momongan. Sayangnya, gara-gara kondisi rahimnya yang tidak memungkinkan, ia harus rela melahirkan bayinya dengan meminjam rahim wanita lain. 

Seperti dimuat E! News, kedua anak Kanye dan Kim lainnya, North West dan Saint West, cukup antusias menerima kehadiran si kecil. Ini tak lepas dari peran Kanye dan Kim. Kim tetap berupaya agar rutinitas North dan Saint tidak banyak berubah setelah ada bayi baru. Ia selalu mengantar anak-anaknya tidur dan membacakan mereka dongeng, membiasakan ada sarapan pagi bersama keluarga, dan jangan harap ia bekerja saat weekend karena hari Sabtu dan Minggu didedikasikan hanya untuk keluarga.

Demikian juga dengan Kanye. Ia menjadi ayah yang aktif untuk perkembangan fisik anak-anaknya. Kanye juga kerap menyuapi anak-anaknya, menganti diapers, dan bermain. Ia tak segan-segan menunjukkan rasa cinta kepada anak-anaknya, yang selalu diperlihatkan di media sosialnya, seperti foto mesra saat mereka di pesawat, di kebun binatang, pun ketika perayaan easter beberapa waktu lalu. Kanye menjadi ayah yang siap mengantar anak-anaknya, bahkan di hari kerja. Entah mengapa kemudian tersiar gosip bahwa Kanye dianggap tak bisa diandalkan sebagai seorang ayah.
 
 


​Foto: Instagram @kimkardashian

Seorang narasumber anonim yang diwawancarai Star mengatakan bahwa Kim ingin membesarkan anak-anaknya seorang diri karena tak tahan lagi menghadapi Kanye, bahkan mengatakan bahwa rumah tangga mereka penuh kepura-puraan. Namun, gosip tak sedap ini berhasil ditepis dengan aktivitas keduanya di media sosial yang berkata sebaliknya. Seperti dimuat di womenshealthmg.com, keduanya tidak segan menunjukkan bahwa romantisisme mereka tetap kuat seperti sebelumnya. Ketika Kanye di-bully, dicerca karena menjadi pendukung Presiden AS, Donald Trump, Kim di akun Twitter-nya mengatakan bahwa media sangat tidak fair karena telah menuding sang suami sebagai orang yang memiliki masalah kejiwaan hanya karena berupaya menjadi dirinya sendiri. Hal ini tak lebih karena soal dukungmendukung presiden saja.

Di sisi lain Kim menjadi pendukung Hillary Clinton pada pemilihan presiden Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Toh, hal  ini tidak menyurutkan Kim untuk tetap berada di belakang suaminya dan memberi dukungan penuh dengan mengatakan bahwa sang suami memiliki kebebasan penuh dalam berekspresi dan berpikir. Meskipun, seperti diberitakan The Mirror.co.uk, kedua saudara Kim, Khloe dan Kourtney Kardashian, justru bereaksi keras dan meng-unfollow Kanye. Kim selalu membela sang suami seperti dukungannya yang ia tunjukkan pada tahun 2016. 

Sang rapper yang telah menjual 30 juta single digital pernah dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tangan terborgol, pada akhir tahun 2016. Saat itu, Kanye harus membatalkan rangkaian tur dari album Saint Pablo Tour di Amerika Serikat, bahkan tak bisa tampil di acara penutupan tahun 2016. Kanye depresi, salah satu peyebab utamanya adalah wafatnya ibunda tercinta, orang yang sangat mendukung karier West. Ia merasa bersalah atas wafatnya sang ibu dan mengalami kelelahan mental sebagai imbas kesibukannya sebagai penyanyi, produser rekaman, pencipta lagu, pengusaha, dan fashion designer. Kondisi ini memuncak tahun 2016. Di saat-saat itu, ia menjauhi keluarga, bahkan menjauhi sang istri. Namun, sebaliknya, Kim justru makin memperhatikan suami yang telah memberinya tiga anak tersebut.

Bukannya kecewa, Kim justru memberikan dukungan terbesarnya untuk sang suami. Seperti diberitakan E! News, Kim yang semestinya memberikan pernyataan publik untuk pertama kalinya sejak perampokan di Paris, memilih untuk membatalkan acara tersebut di saat-saat terakhir dan memilih untuk pulang ke Los Angeles dari New York dengan penerbangan tercepat. Kim memilih berada di samping suaminya, mengingat saat itu Kanye dilarang melakukan aktivitas yang menggunakan telepon atau komputer. (f)

Baca Juga:

Kisah Cinta Eko Supriyanto, Koreografer Pesta Pembukaan Asian Games 2018
Kisah Cinta Audy Item & Iko Uwais
Irfan dan Jennifer Bachdim: Cinta yang Teruji Perbedaan