
Foto: Pixabay

Foto: pepperscale.com
1/Gochugaru (Hot Pepper Flakes)
Gochu berarti cabai dan garu berarti bubuk. Ini merupakan bahan yang digunakan untuk membuat kimchi. Berasal dari cabai yang dikeringkan dengan sinar matahari lalu dihaluskan. Chili flakes Korea ini teksturnya lebih kasar dari cabai bubuk, namun lebih halus dari chili flakes biasa.

2/Gochujang (Hot Pepper Paste)
Bumbu yang paling penting di dapur Korea ini merupakan hasil fermentasi cabai merah, tepung beras ketan, kedelai bubuk, dan garam. Proses fermentasi biasa dilakukan dalam wadah tanah liat yang diletakkan di luar rumah. Berwarna merah gelap dengan rasa pedas, asin, dan gurih.
Sering digunakan untuk hidangan bercita rasa pedas seperti Korean Spicy Wing dan Tteokbokki.

Foto: pixabay
Wajib hadir di atas meja makan Korea, baik sebagai pelengkap (banchan) atau sebagai bahan tambahan dalam masakan.
Terdiri dari sayuran seperti sawi putih, lobak, mentimun yang difermentasi dalam air garam dan diberi bermacam-macam bumbu.
Bumbunya antara lain gochugaru, bawang putih, jahe, daun bawang, saeujeot (shrimp sauce), aekjeot (fish sauce) dan lainnya tergantung dari daerah pembuatannya. Jangan heran jika menemukan kimchi menggunakan sayuran yang berbeda, sebab makanan yang menjadi sajian nasional Korea ini memiliki banyak versi.

Foto: maangchi.com
4/Myeolchi
Sering dikenal juga dengan nama Korean anchovies dan merupakan bahan multi fungsi dalam kuliner Korea. Pasalnya, walaupun berbentuk kecil, namun dapat memaksimalkan cita rasa masakan. Biasa digunakan untuk membuat kaldu. Seperti teri, bahan ini juga bisa dijadikan campuran dalam masakan dengan cara digoreng atau ditumis.

Foto: kimchimari.com
5/Doenjang (Soybean Paste)
Mirip bumbu miso di kuliner Jepang. Terbuat dari kacang kedelai yang direbus, lalu direndam dalam air garam dan dimasukkan dalam wadah tanah liat berukuran besar sampai menjadi pasta yang kental karena proses fermentasi.
Doenjang sering digunakan sebagai pelengkap Bulgogi dan Bibimbap. Kadang juga ditemui sebagai campuran bumbu dalam sup (tang) dan stew (jjigae).

Foto: nutriliving..com
6/Kkaennip (Perilla Leaf)
Dikenal juga dengan nama daun shiso. Biasanya kita menjumpai dua jenis, yakni merah (dengan rasa sedikit pedas) dan hijau. Kkaennip sering digunakan sebagai pelengkap aneka hidangan, dari hidangan utama sampai hidangan penutup. Bahkan dapat dimakan mentah dengan daging panggang.

7/Dangmyeon (Sweet Potato Starch Noodle)
Terbuat dari pati ubi dengan tekstur lembut. Warnanya cokelat keabuan saat masih mentah. Teksturnya kenyal sehingga tidak mudah patah. Biasa dimasak dengan cara ditumis, berkuah, atau digoreng. Bila sudah matang, warna mi menjadi transparan dan agak kusam. Biasa dimasak menjadi Japchae. (f)
Baca juga:
5 Film Korea 2017 yang Tidak Boleh Dilewatkan, Mulai dari The King Hingga Battleship Island
Aktor Tampan Ini Beralih Profesi Menjadi Chef
Tip Menyimpan Kimchi