Foto: dok. pixabaySudah berniat untuk berkumpul bareng kerabat dan membakar satai daging? Selain menyiapkan daging dan bumbu-bumbu, perhatikan juga arang, perlengkapan untuk membakar, serta teknik membakarnya. Jangan sampai Anda melakukan empat kesalahan berikut:
1. Tidak membersihkan alat grill
Perlengkapan grill yang menggunakan arang butuh dirawat dan dibersihkan untuk memastikan ia dapat berfungsi dengan baik. Biasanya, orang sering lupa membersihkannya setelah dipakai dan menyimpannya di gudang. Selalu bersihkan perlengkapan grill sebelum Anda meletakkan bahan makanan di atasnya. Pastikan tidak ada sisa-sisa bahan makanan yang menempel pada besi pemanggang.
Untuk memastikan alat benar-benar bersih, panaskan grill lalu sikat menggunakan sikat kawat. Ini akan membuat satai bersih dari kotoran yang tidak diinginkan dan tampak lebih cantik.
Saat membakar satai, jika ada bumbu dan lemak yang gosong dan menempel pada besi grill, bersihkan. Selain mengganggu rasa satai, ini bisa mengandung radikal bebas yang tidak menguntungkan kesehatan pada jangka panjang.
2. Meletakkan bahan makanan terlalu cepat
Membakar satai menggunakan arang butuh kesabaran. Tunggu bara sampai sempurna dan memanaskan besi pemanggang sampai betul-betul panas. Meletakkan bahan makanan saat besi belum panas akan berisiko membuat bahan makanan menempel pada besi. Aroma makanan pun kurang 'keluar'.
Setelah menyalakan api pada arang, biarkan api membakar arang pada grill selama 15 menit. Jika warnanya sudah berubah menjadi abu-abu dan menjadi bara, ia siap digunakan.
Foto: dok. pixabay3/ Tidak mengatur dan menyesuai panas
Ada bahan makanan yang sebaiknya dimasak di atas api langsung, seperti satai, daging burger, sosis hot dog, steak, dan dada ayam yang relatif cepat masak. Tapi makanan yang lebih besar lebih baik dimasak di atas api tidak langsung, alias sedikit di pinggir bara arang.
Sebelum mengatur arang di grill, pertimbangkan besar bahan makanan yang Anda masak. Daging yang sudah direbus dahulu sebelum dibakar akan lebih cepat dibakar, sementara daging satai yang potongannya besar dan belum direbus sebelum dibakar perlu dimasak lebih lama. Jika tidak diperhatikan lama dan panas bara, masakan bisa kurang atau terlalu matang.
4. Tidak tepat menggunakan kipas
Grill arang perlu butuh aliran udara terus menerus untuk menjaga bara tetap panas tapi tidak berubah jadi api dan membuat satai gosong terbakar. Itu sebabnya dikatakan meski terlihat gampang, membakar satai itu perlu keahlian, lebih tepatnya keahlian dalam mengatur kapan dan seberapa kuat harus mengipasi arang. (f)
Baca Juga:
Cara Mencabut Tulang Ikan Bandeng
Trik Membuat Tiger Roll Cake
Suka Bolu Ketan HItam? Ini Tips Membuatnya