Penggunaan digital kian masif, diikuti juga dengan peningkatan risiko kekerasan berbasis gender di online.
Usaha setengah hati dalam mengatasi problem perkawinan anak diramalkan akan menyebabkan Indonesia merugi di tahun 2030!
Indonesia ada di urutan ke-7, sebagai negara dengan jumlah angka perkawinan anak terbesar di dunia.
Suara anak-anak harus didengar dalam perencanaan pembangunan daerah.