Pada keheningan malam di bawah pohon kersen ini aku merindukanmu.
Pada kemboja kelopak empat itu aku hanya punya satu permohonan, kau akan selalu ada di sisiku.
Tubuhnya timbul tenggelam di antara celah-celah bebatuan karang. Tiba-tiba saja ada perasaan takut kehilangan.