Di tengah gempuran modernitas, penduduk desa ini tetap melestarikan kearifan lokal.
Sekali lagi, Espe tidak menemukan kerlip ganjil licik di mata mereka. Kerlip ganjil yang sering dia temukan di mata Yudhistira.
Dan tiba-tiba Espe menyadari keringat yang mengaliri punggungnya saat sepasang mata itu juga terkadang mengingatkannya pada Yudhistira, suaminya, anak Ki Sas...
Aku merasa sepertinya kamu memusuhiku. Seperti menciptakan pagar yang sangat tinggi di depanku. Aku merasa sepertinya kamu memusuhiku.
Untuk ukuran kesatria-kesatria kesayangan Bapak, ia terlihat jauh lebih tampan. Tapi, satu hal yang pasti, ia muda dan berbeda.
Satu hal yang aku suka dari dalang tersebut, dia tidak pernah menduakanku dengan ponselnya tiap kali kami pergi bersama.
Pagelaran tersebut pun akhirnya dimulai. Lakon kali ini menceritakan tentang Kresna Gugah.