Pertemanan keduanya terjalin melalui sebungkus manisan sugi dan kisah jemari lelaki yang sesungguhnya bernama Beni itu.
Dalam senyap, kutatap kepergiannya hingga mobil yang ditumpanginya hilang di ujung jalan. Dan seperti biasa, aku akan setia menantinya. Di rumah.Tiap hari.