Lelaki yang mengucapkan kata-kata indah itu, yang melimpahi keluarganya dengan perhatian, kini benar-benar menjadi lain.
Suarsiki tak sanggup menceritakan apa yang sedang bergejolak dalam dadanya pada sang ibu. Aku ingin berpisah, Me. Aku tak sanggup lagi nyentana."
Adakah perempuan yang masih menyimpan keraguan pada lelaki yang setiap saat mengatakan hal-hal indah itu kepadanya?