Media sosial menawarkan mitos yang kuat, agar tiap orang bisa berkata, “Saya juga bisa dan saya lebih hebat.
Ia merasa mendapat kepuasan ketika bisa berbagi dengan orang lain.
Dari sisi psikologis, seseorang bersikap defensif sehingga sulit menerima feedback karena kadar self-esteem-nya rendah.