“Komedi menjadi satu-satunya cara saya untuk bicara.
Berawal dari iseng membuat lelucon saat kelas publlic speaking.
Tak ada yang tabu dibicarakan di panggung ini.
Jangan harap Anda jadi bos, kalau kematangan emosi belum teruji.
Banyak orang yang kian permisif akan candaan yang seksis.