Baru sekitar 5% rotan yang telah benar-benar dimanfaatkan sebagai furnitur maupun bahan baku bangunan.
Tampilan retro tahun 1960-an memberikan kesan bersih, praktis, dan terbuka dengan sentuhan modern pada rumah Anda.
Bayu Edward berusaha menghadirkan furnitur berpenampilan ramah tanpa perlu terlihat mewah, sesuai jati diri rotan Indonesia.
Alvin Tjitrowirjo ingin mengedukasi masyarakat bahwa material yang dianggap murah meriah bisa diolah menjadi produk berkualitas bagus.
Bagi Irvan A.Noeman, kemewahan masa kini justru berasal dari hal-hal sederhana, contohnya rotan.
Pengusaha yang sayang anak itu ternyata berusaha meluluhkan hati Mas Gen dengan mengirim satu truk furnitur rotan
Membangun rumah yang ramah lingkungan dengan melibatkan teknik dan proses konsep green.