Ia ingin dikenal sebagai seniman yang berkarya hebat, bukan sebagai wanita yang mengejar popularitas.
Kejadian pahit justru membangkitkan semangat Chelsea Islan untuk memperjuangkan hak-hak wanita.
Chelsea aktif di gerakan sosial Love Pink, sebuah organisasi yang peduli pada penderita kanker payudara.
Tempaan latihan teater selama bertahun-tahun membantunya cepat beradaptasi di dunia perfilman.