Pencarian

12 hasil untuk “fiksi pilihan”
Tak Ada Senja di Ubud (3) FICTION
Tak Ada Senja di Ubud (3)

Hilmar tak pernah surut harapan untuk bisa membuka pintu hati Putti, meski ia tahu harapan itu tipis.

Mati Rasa (1) FICTION
Mati Rasa (1)

Setelah selesai semua, ia pamit, keluar dari ruang itu. Ia merasa seperti baru saja terjaga dari mimpi.

Orang Orang Pasar Malam [3] FICTION
Orang Orang Pasar Malam [3]

Laksmi berteriak histeris. Ia menggedor-gedor pintu dan melempar apa pun yang ada dalam jangkauannya. Laksmi merasa dikhianati keyakinannya sendiri!

Orang orang Pasar Malam [2] FICTION
Orang orang Pasar Malam [2]

Hujan tidak turun pada hari-hari kemudian. Tetapi pasar malam lebih sepi di bulan puasa.

Orang orang Pasar Malam [1] FICTION
Orang orang Pasar Malam [1]

Mendadak Laksmi merasa bersalah pernah berpikir buruk tentang tetangga sebelahnya yang baru pulang pukul 1 dini hari itu.

Pria yang Memikul Waktu FICTION
Pria yang Memikul Waktu

Waktu serasa berhenti, seolah terus menyuruhku menyaksikan kejadian yang sama berulang-ulang.

Bau Peapi FICTION
Bau Peapi

Bumbu bau peapi bersahaja saja, bawang merah dan cabai rawit, tetapi semacam puisi.

Bertemu Sekar FICTION
Bertemu Sekar

Hal terakhir yang ia ingat adalah Papa masih pergi makan siang. Terkadang Ibu menunggu kepulangan Papa hingga tengah malam.

Dua Tamu Pernikahan FICTION
Dua Tamu Pernikahan

Audra masih antara percaya dan tidak ketika saat ini ia menatap sahabatnya, Elise, yang sedang berdiri di teras La Maltese Estate dengan status sebagai istr...

Pusara Abu-abu FICTION
Pusara Abu-abu

Di saat kami sekeluarga telah menyudahi harapan yang tak kunjung jadi kenyataan, mendadak datang sebuah kabar tentang keberadaan Papi.

Sangkar di Atas Leher [4] FICTION
Sangkar di Atas Leher [4]

Apakah kau tak mendengar kicau memelas dari seekor burung kecil yang berada di hadapanmu, wahai malaikat yang berwajah Ratna?

Sangkar di Atas Leher [3] FICTION
Sangkar di Atas Leher [3]

Santi tak mau ambil pusing saat terdengar ledakan kemarahan Hendra.