“Sayang.... Orang tua itu meninggal dunia tiga hari yang lalu,” kata Toni.
Ketika Rena merasa sudah cukup kuat, saat itu pulalah ketakutannya terwujud: San dan istrinya datang ke kedai kopi
Tiba-tiba ia tidak lagi suka minum kopi. Sangat tidak suka. Minuman hitam pekat ini pahit, sepahit rasa patah hati yang berlarat-larat.
Muka pias Rena cukup memberi keterangan bahwa pelanggan baru kedai kopinya adalah laki-laki yang membuat Rena patah hati.
Aku bersuara dan mengedipkan sebelah mata sambil membetulkan letak tali tas biola dari kulit cokelat yang dihias deretan kancing besar.
Novel islami ini akan menyentuh hati anda, seorang gadis yang tumbuh besar dalam kepedihan akibat perceraian orang tuanya.
Sebagai penulis nokturnal, aku masuk ke dalam selimut seiring dengan waktu suamiku bangun tidur untuk mandi dan berangkat kerja.