Perempuan itu juga harus sadar diri bahwa Bungo punya hak menentukan jalan hidup sendiri.
Betapa indahnya sebuah usaha untuk terus menitiskan, mempertahankan diri. Untuk tetap hidup. Untuk tetap ada. Untuk tetap setia.
Aku gembira, ternyata Ibu tak bisa melihat sayap di punggungku, pun Bapak dan adikku.
Seperti berada dalam kumparan mimpi buruk yang tak pernah berakhir dalam sebuah tidur yang mahapanjang.