Farhan? mengapa aku baru teringat padanya sekarang? Apakah aku sudah bisa melupakannya?
Farhan? mengapa aku baru teringat padanya sekarang? Apakah aku sudah bisa melupakannya?
Dibandingkan dinginnya AC ruangan, masih lebih dingin sikapku pada pria di hadapanku.
Mendadak aku teringat perkataan Tante Liyan mengenai tradisi gemar memakai jasa dukun.
Kalau orang tuamu memaksamu menikah dengan pria pilihannya, apa kamu berani menolak?
Untuk apa percaya sesuatu yang belum tentu benar terjadi. Jodoh tetap di tangan Tuhan!
Kalau dulu aku tahu kamu sudah beristri, mana mungkin mau berpacaran denganmu?