Dalam mimpi bayangnya. Frangi menjawab tanpa suara. Diulasnya sebuah senyum samar, menyimpan misteri. La Barong sesaat lagi.
Aku tak pernah menyangka bahwa apa yang kulakukan telah melukaimu begitu dalam, hingga terbawa dalam mimpimu.
Bila ada persahabatan yang harus usai dan seseorang harus pergi, maka itu risiko yang tak terhindarkan.
Pria itu mengalami kemarahan serupa. Mungkinkah kami terlibat dalam kemarahan yang sama?
Frangi merasa sangat mengenal pasangan itu. Tapi, mengapa mereka sama sekali tidak memedulikan kehadirannya?
La Barong. Penginapan itu kecil dan sederhana. Berdinding bata merah dan aneka dedaunan hijau yang menjuntai di berbagai sudut.
Ia merasa berada di tempat yang sangat ia kenal. Namun, ada hal-hal yang terasa tidak lazim. Apakah ia tersesat?