Pencarian

10 hasil untuk “cerita Fadjar Tri Prasetyo”
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [10] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [10]

Ibumu adalah Sri Winih, wanita Jawa yang telah menjadi ladang semaian cinta ayahmu.

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [9] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [9]

Segalanya terasa ringan seperti tiada beban. Winih sudah pergi. Istriku tidak lagi menawar pada Sang Waktu.

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [8] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [8]

Akhirnya, kami putuskan untuk melangsungkan pernikahan di Solo. Pertimbangannya adalah agar Winih sekaligus bisa berpamitan dengan sebanyak mungkin kerabat d...

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [7] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [7]

Di situ bibir Winih mengatup. Bergetar. Dan, di sudut matanya yang terpejam, air matanya membutir. Aku menggenggam tangannya.

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [6] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [6]

Yah, tak salah lagi! Kusambut tangannya. Dan, ketika telapaknya membuka aku beranikan untuk menggenggamnya. Seperti ada aliran listrik mengejutkan tangan kami.

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [5] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [5]

Pintu terbuka. Seorang suster kulit putih muncul dan menyalamiku. Aku bingung. Di mana Winih?

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [4] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [4]

Onie, pernahkah ayahmu bercerita tentang hal yang sama? Siapa Sri Winih, yang membuat ayahmu terdiam dalam kecipak air Bengawan Solo ini?

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [3] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [3]

Ah, ya, sahabat! Kita adalah sahabat, Onie. Hanya sahabat! Di mana ikatan kita bangun dari kesetaraan rasa dan kesamaan nasib. Apa lagi yang kuinginkan?

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [2] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [2]

"Aku lebih tahu tentang Bengawan Solo daripada Sungai Rhein, aku lebih menikmati sego liwet dengan areh daripada roti dengan keju, aku bahkan lebih bisa berb...

Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [1] FICTION
Dua Lelaki, Dua Perempuan, Dua Zaman [1]

Kebersamaan kami bermula dari persahabatan kedua orang tua kami, tepatnya ayah kami.