Aku hanya bisa titip dia, Marieta. Aku tidak bisa memberikan yang lebih. Aku percaya dalam asuhanmu dan Libu, Welly akan tumbuh menjadi anak yang baik.
Suatu hari, kampung Marieta digemparkan oleh pembunuhan dua orang yang diisukan sebagai pengorek.
Namun, bagaimana mungkin pria yang dikenalnya di Kota Gudeg belasan tahun lalu itu berada di tengah rimba belantara Kalimantan Barat?
Bagi masyarakat di sini, pergi ke sekolah dengan cita-cita menjadi guru, dokter, pengacara, atau lainnya adalah sesuatu yang di luar jangkauan mereka.