Rasa perih tidak hanya dirasakan keningnya yang terluka, tapi juga seluruh sel tubuhnya. Kini tak ada keraguan lagi, batik ini sungguh karya ayahnya.
Gadis itu mengenakan jaket batik yang mengingatkan Edgar pada sebuah kenangan pahit dalam hidupnya.
Malam ini Verna menyadari, ia harus mencari seseorang yang bisa menulis cerita, sementara ia adalah pencari data.