“Komedi menjadi satu-satunya cara saya untuk bicara.
Ketika ia secara eksplisit mengulas materi humor yang sensitif dan tabu, seperti hubungan keperawanan dan moral, menstruasi, organ wanita, seks edukasi hingg...
Berawal dari iseng membuat lelucon saat kelas publlic speaking.
Tak ada yang tabu dibicarakan di panggung ini.