Hal terakhir yang ia ingat adalah Papa masih pergi makan siang. Terkadang Ibu menunggu kepulangan Papa hingga tengah malam.
Karina menggeleng. Resah itu berubah jadi cemas. Ia ingat mimpi itu. Ia ingat Mama. Karina melirik jam dinding, pukul tiga dini hari.