Meskipun hidupmu adalah pilihanmu, tapi takdirmu sudah ditentukan bagimu.
Molek tak kuasa berdiri, tangis Molek menjadi. Ini pasti ganjaran atas dosa yang telah dibuatnya.
Molek membeku. Dia seakan disentakkan kembali ke bumi, terjatuh keras.
Molek tak bisa pulang. Abah yang memegang teguh kehormatan pasti sudah mencoretnya dari daftar nama keluarga sekarang.
Lupakan masalahmu, dan bersyukurlah dengan jalan yang sudah dipilihkan, karena itu jalan yang mulus dan indah.
Molek bimbang. Semua keyakinannya seakan hilang. Dia duduk di sisi ranjang.
Jika bisa, sebetulnya dia ingin protes. Namun, dia hanya diam.
Perempuan seharusnya menikah dan menjadi ibu, itu tujuan, kewajiban, dan alasan hidup.
Menjalani hidup dalam restu orang tua, bukankah akan selalu membawa selamat dan bahagia?
Aku tak mengerti mengapa orang melarangku begini dan menyuruhku begitu.
Menurut mereka, wanita yang terlalu pandai akan menyusahkan suami.