Jika langkah yang diambilnya sudah benar, mengapa kehilangan itu harus terjadi? Antara sadar dan tidak, ia merasa sedang melihat mata Elen yang berbinar baha...
Virlie merasakan semburan hangat menjalari hati dan sudut matanya, ketika Mami memeluknya. Pelukan itu begitu erat, bagai menahan tangis yang tak terucap.
Tiba-tiba saja Virlie merasa begitu munafik. Ia merasa kedatangannya ke tempat itu, untuk memonitor program kerja di lapangan dan mengumpulkan data terbaru, ...
Sungguh Elen sangat takut tidak bisa menemukan tempat melarikan diri dari hal-hal buruk dalam kehidupan ini, apalagi jika keburukan itu berasal dari rumahnya...
Ah, omong kosong apa lagi itu? Ingin rasanya Virlie berteriak begitu karena baginya kalimat Papi sangat terasa palsunya.
Dulu sekali, kami pernah sangat percaya pada mereka, bahwa mereka datang sebagai tamu yang baik. Namun, apa yang terjadi kemudian? Mereka malah menjarah selu...