
Foto: dok. Centimeter
Kerinduan......
Tak akan menghilang
Kan selalu kurasa
Tak mampu kumenghindar
Kauberikan... Apa yang ku pinta
Kau mengikatku dalam cinta temaniku dalam....setia
Konser dibuka dengan lagu Kerinduan, judul lagu yang menjadi tema konser Sheila Majid, tadi malam (Sabtu, 2 April). Konser tersebut menjadi istimewa dan memiliki makna mendalam bagi Sheila karena menjadi penanda tiga dekade ia berkarya di dunia musik.
Turut hadir pada malam itu di deretan bangku penonton, beberapa musikus senior Indonesia, antara lain, Vina Panduwinata, Ruth Sahanaya, Ryan Kyoto, Harvey Malioholo, dan Krisdayanti. Sepanjang kariernya, wanita kelahiran Kuala Lumpur ini telah menghasilkan di antaranya 11 album.
Sheila yang mendapat predikat Queen of Jazz di Malaysia, juga menempati posisi penting di Indonesia. Albumnya Emosi, berhasil melambungkan lagu Antara Anyer dan Jakarta, di tahun 1986, lagu yang amat populer bagi generasi masa itu. Sheila juga mengajak penggemarnya bernostalgia lewat lagu-lagunya sudah begitu dihafal oleh para penggemar di Indonesia, antara lain lagu Hadirmu, Warna, Cinta Jangan Kau Pergi, Emosi, Legenda, dan Sinaran. Bintang tamu yang turut meramaikan konser malam itu antara lain penampilan Mike Mohede, Armand Maulana, dan Harvey Malioholo.
Malam itu, Sheila juga menyanyikan lagu Vina Panduwinata, Kucinta Dia. “Saya tumbuh dibesarkan dengan lagu-lagu Vina. Saya amat mengaguminya. Tapi, tak pernah saya menyangka kalau suatu saat saya akan jadi sahabatnya,” ujar Sheila, di atas panggung.
“Bertahan hingga 30 tahun di industri musik bukanlah hal mudah. Saya masih bersyukur bisa berkarya diapresiasi penggemar di Indonesia, tempat yang menjadi rumah kedua buat saya,” tutur Sheila yang mengenakan busana dari perancang Sapto Djojokartiko untuk kostum panggungnya malam itu.
Dalam konser ini, Sheila mempercayakan aransemennya pada Tohpati band and orchestra dan tata lampu dan panggung pada Jay Subiakto. Hasilnya? Kombinasi panggung yang megah dan menawan.
Bagi pembaca femina yang tumbuh di era lagu-lagu Sheila, lagu-lagu Sheila memiliki nostalgia dan makna tersendiri. Tak terkecuali bagi Krisdayanti. "Sheila Majid punya arti penting bagi saya, karena dulu di awal karier saya sebagai penyanyi, saat saya pertama kali tampil di Asia Bagus, dia adalah salah satu juri. Lagu-lagunya juga banyak sekali yang saya suka, seperti Antara Anyer dan Jakarta, Warna, dan lainnya," tutur Krisdayanti yang baru berulang tahun ke 40 minggu lalu. (f)