
Kehidupan manusia memiliki banyak kisah rahasia. Lukisan, musik, dan game merupakan beberapa wujud yang merepresentasikannya. Kisah inilah yang pianis dan komponis Ananda Sukarlan hadirkan dalam resital piano bersama soprano muda, Mariska Setiawan, pada konser Di Hadapan Rahasia. Konser yang digelar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 17 Februari, ini merupakan puncak dari peluncuran buku puisi Di Hadapan Rahasia karya Adimas Immanuel.
Selama satu jam, komposisi musik Ananda mengiringi suara Mariska, menginterpretasikan puisi Adimas yang berjudul Menanam Rahasia, Iras, dan Di Hadapan Rahasia. Selain tiga judul itu, mereka juga menginterpretasikan puisi karya Walt Whitman, Sapardi Djoko Damono, dan Aan Mansyur. “Saya selalu tertarik mengawinkan musik dan sastra karena keduanya masih jarang digali,” ujar Ananda.(f)