
Dok. Pexels
Siapa yang tidak kesal ketika rapat penting via video call namun tiba-tiba koneksi wifi di rumah mati? Atau ketika sedang asik-asiknya menyaksikan serial tv di layanan streaming, video berjalan buffering yang menandakan koneksi lemah? Menyebalkan memang!
Sekarang, ketika hampir semua orang harus bekerja dari rumah, kecepatan koneksi internet telah menjadi salah satu hal yang paling berharga. Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan kinerja Wifi di rumah, baik untuk urusan pekerjaan yang genting, kegiatan belajar anak di rumah maupun untuk kebutuhan hiburan agar tak bosan yang menyenangkan?
1. Temukan lokasi dengan kecepatan koneksi terbaik di rumah
Coba kelilingi area rumah - dengan gawai di tangan - dimana Anda bisa mendapatkan koneksi internet terbaik, berdasarkan konfigurasi wifi rumah. Jika ternyata sinyal terkuat berada di area yang sulit dijadikan tempat untuk bekerja - misalnya seperti kamar mandi - mungkin Anda harus memindahkan router ke tempat yang lebih baik posisinya.
2. Pilih lokasi terbaik untuk menempatkan router wifi
Jim Mains, CEO Shoelace Wireless, aplikasi android yang mempercepat internet seluler merekomendasikan untuk menggunakan kabel ethernet untuk menyambungkan perangkat Anda ke router demi mendapatkan koneksi sebaik mungkin.
Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan, ia menyarankan untuk menempatkan router wifi di lokasi yang tinggi dan tidak terhalang. Ia menambahkan untuk tidak menempatkan router-nya di lemari.
(Lanjut ke halaman berikutnya)
BACA JUGA :
Aplikasi Zoom Meeting Rentan Diretas, Ini Cara Gunakan Aplikasi Video Conferencing secara Aman
Anak-Anak Diliburkan 2 Minggu, Ini 6 Aplikasi untuk Teman Belajar Anak di Rumah
10 Aplikasi Untuk Menenangkan Diri

Dok. Pexels
3. Menemukan solusi jika router bermasalah
Apabila rumah Anda besar atau kamarnya saling berjauhan, coba gunakan untuk menggunakan wifi extender untuk meningkatkan jangkauan konektivitas. Seperti yang disarankan Jim Mains, kita bisa mengunduh aplikasi uji sinyal wifi dan periksa apakah ada gangguan saluran, lalu sesuaikan router tersebut untuk menghindari gangguan tersebut.
Menurut Jim ini sangat berguna jika ternyata sinyal wifi tetangga tumpang tindih dengan sinyal rumah Anda. Dan, jika konektivitas wifi terlihat lamban, coba atur ulang router.
Apabila semuanya gagal, pertimbangkan untuk memperbaharui router atau kabel modem, terutama jika barangnya sudah lama.
4. Sesuaikan kebiasaan konsumsi internet keluarga untuk mengurangi kebutuhan bandwidth harian
Amati aktivitas keluarga selama beberapa hari dan lakukan review untuk melihat pada saat kapan semua anggota keluarga menghabiskan bandwith secara berlebihan. Perlu beberapa hal yang disadari bersama dengan anggota keluarga.
Misal, ketika streaming video di smartphone, apakah Anda benar-benar membutuhkan resolusi tinggi untuk menyaksikannya? Atau jika memiliki anak, minta mereka duduk bersama untuk menonton video dari satu layar daripada melalui masing-masing perangkat di kamar sendiri yang justru akan menggunakan bandwidth dalam jumlah besar.
Jim Mains merekomendasikan untuk menghapus aplikasi dengan bandwidth besar. Atau menghimbau anggota keluarga untuk tidak mengunduh video di malam hari sehingga ada bandwidth tambahan yang tersedia di pagi hari saat Anda kerja.
5. Miliki koneksi internet cadangan
Meskipun biasanya Anda dapat menggunakan ponsel sebagai hotspot cadangan, namun kuota data dapat terkuras dengan cepat. Sebagai alternatifnya, Anda bisa membeli hotspot khusus seluler untuk koneksi internet cadangan yang bisa digunakan saat keadaan darurat.
Atau Anda bisa menghubungi perusahaan penyedia internet untuk mengetahui apakah mereka menyediakan paket data yang bisa diupgrade atau tanpa biaya tambahan di kondisi saat ini. (f)
BACA JUGA :
Aplikasi Zoom Meeting Rentan Diretas, Ini Cara Gunakan Aplikasi Video Conferencing secara Aman
Anak-Anak Diliburkan 2 Minggu, Ini 6 Aplikasi untuk Teman Belajar Anak di Rumah
10 Aplikasi Untuk Menenangkan Diri