Foto: UnsplashApakah Anda termasuk yang rajin dan aktif menggunakan media sosial? Tentu Anda tidak sendiri. Jutaan orang senang membagikan informasi tentang keseharian, pengalaman, dan lain sebagainya, lewat media sosial. Tapi di sisi lain pernahkah tebersit pikiran jika info yang Anda bagikan itu bisa saja dilihat dan disalahgunakan oleh orang yang tidak Anda inginkan?
Sebetulnya setiap aplikasi seperti facebook dilengkapi perangkat keamanan, hanya saja fitur dan kendali privasi ini hanya dapat berfungsi dengan baik jika mereka memahami cara penggunaannya.
“Setiap hari, orang Indonesia terhubung dengan teman atau keluarga melalui Facebook, Instagram, dan WhatsApp, dan kami memahami bahwa mereka memiliki banyak pertanyaan tentang cara platform kami bekerja dan bagaimana kami dapat memberikan perlindungan terhadap informasi yang mereka bagikan,” ujar Noudhy Valdryno, Manajer Kampanye Kebijakan, untuk Facebook di Indonesia dalam siaran media tentang Facebook Cafe, kafe pop up yang dibuka selama tiga hari di area Melawai, Jakarta.
Di sana tim Facebook mengajak pengunjung mengikuti tes privasi, yang akan membantu mereka untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka tentang fitur dan kendali privasi di Facebook, Instagram dan WhatsApp. Pengunjung juga diberi kesempatan belajar dan meningkatkan pengaturan Privasi mereka, sehingga mereka dapat melihat dan meninjau tentang siapa yang melihat informasi dan konten yang mereka bagikan, dan juga situs atau aplikasi apa yang menggunakan Facebook untuk login atau mendaftar.
Berhubung sudah lewat, berikut beberapa tip serta alat yang bisa dilakukan oleh para pengguna Facebook untuk melindungi privasi:
1/ Kata kunci unik dan kuat.
Jangan gunakan password Facebook Anda untuk akun personal lainnya seperti email atau akun media sosial lainnya. Selain itu, jangan pernah membagikan informasi tersebut kepada siapapun. Password Anda setidaknya harus terdiri dari 6 karakter dan sulit untuk ditebak. Hindari penggunaan nama Anda atau kata yang umum. Anda dapat menggunakan kombinasi angka, huruf, dan tanda baca untuk membuat password Anda menjadi lebih sulit ditebak. Jangan pernah menggunakan nama dan kombinasi tanggal lahir!
2/ Jangan pernah membagikan informasi login.
Pelaku kejahatan di internet mungkin membuat website palsu yang mirip Facebook dan meminta Anda untuk login menggunakan email dan password Anda. Selalu cek URL situs tersebut sebelum Anda memasukan informasi login Anda. Jika ragu, ketik www.facebook.com di browser Anda untuk membuka Facebook. Pelajari lebih lanjut cara untuk menghindari phishing, pencurian identitas dan password serta informasi penting lainnya.
3/ Selalu log out dari Facebook jika Anda menggunakan komputer yang tersedia di tempat umum.
Jika Anda lupa, Anda dapat melakukannya dari jarak jauh dengan membuka Pengaturan Keamanan dan klik pilihan 'Di mana Anda Masuk'. Setelah itu, Anda dapat memilih 'Keluar' pada aktivitas login yang mencurigakan dari perangkat yang tidak Anda kenal.
Foto: Unsplash4/ Jangan terima permintaan pertemanan dari orang asing.
Pelaku kejahatan di internet biasanya membuat akun palsu untuk bisa berteman dengan sasaran mereka di Facebook. Ketika Anda menerima permintaan pertemanan mereka, maka mereka berkesempatan untuk memposting spam ke linimasa Anda, menandai Anda dalam sebuah postingan, atau mengirimkan pesan yang berbahaya.
5/ Berhati-hatilah dengan software berbahaya.
Pelajari tanda-tanda dari komputer atau perangkat yang sudah terinfeksi virus dan bagaimana cara menghapus software yang berbahaya. Selalu perbarui browser Anda secara berkala dan hapus aplikasi yang mencurigakan atau hapus add-on browser Anda.
6/ Jangan pernah klik URL yang mencurigakan, walaupun URL tersebut datang dari teman yang Anda kenal. Hal ini termasuk link di Facebook (contohnya dari postingan) atau dari email. Perlu diketahui bahwa Facebook sendiri tidak pernah meminta password Anda melalui email. Jika Anda melihat URL yang mencurigakan di Facebook segera laporkan kepada kami.
7/ Gunakan fitur keamanan tambahan.
Sebagai contoh, Anda bisa mendapatkan pemberitahuan terkait login tidak dikenal dan memilih teman untuk dapat menjadi kontak tepercaya Anda. Selain itu Anda juga dapat mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah. Jika Anda login ke Facebook dari sebuah komputer, Anda dapat melakukan pemeriksaan keamanan untuk memeriksa pengaturan keamanan Anda. (f)
Baca Juga:
Ini Dia Ruang Baru Bagi Pecinta Fashion untuk Mencari Inspirasi dan Berekspresi
Ingin Buat Video Keren Hanya Bermodalkan Smartphone? Ini Tip dari Sutradara Jay Subyakto
7 Alasan Anda Harus Membeli Jam Tangan Olahraga