
Foto: Instagram, YouTube Screenshot
Kehadiran food vlogger bukan hanya menyampaikan informasi mengenai beragam jenis makanan yang ada. Food vlogger yang menampilkan langkah-langkah memasak makanan, juga memberikan wawasan cara mengolah makanan. Tidak terkecuali dengan food vlogger dari Korea.
Uniknya, para food vlogger muda Korea menampilkan “karya” mereka melalui visual yang atraktif. Tone warna serta pencahayaan yang lebih lembut serta properti yang simple. Malah ada yang menggunakan cahaya matahari alami untuk pencahayaannya.
Yang tak kalah menarik, para food vlogger muda ini tidak menggunakan narasi dan menampilkan sang pemasak pada video-video mereka. Bahkan musik pun hanya dengan volume kecil, hampir tidak terdengar. Yang menonjol adalah suara-suara proses memasak, dari mulai menakar, memotong, mengupas, membuka bungkus, mengocok telur, juga menggoreng, memanggang, sampai ketika menu telah jadi dan dihidangkan. Video jenis ini menggunakan metode yang disebut ASMR atau Auto Meridian Sensory Response, yaitu suara-suara yang menyentuh atau menggelitik otak, sehingga menimbulkan perasaan lebih tenang dan memfokuskan pikiran.
Contoh video ASMR di YouTube sering ditemui pada video-video yang menampilkan suara hujan, air terjun, atau alam liar lainnya. Suara-suara yang sering kita temui sehari-hari pun termasuk ASMR, seperti suara pulpen menggores kertas ketika menulis. Jika suara tersebut lebih fokus didengarkan—tanpa terganggu aktivitas lainnya—biasanya justru menggelitik emosi, menenangkan. Prinsip serupa terjadi pula pada aktivitas memasak atau makan.
Memperdengarkan suara-suara aktivitas memasak ternyata membuat penotonnya lebih konsentrasi menyimak. Hasilnya, tanpa perlu penjelasan panjang, kita tetap bisa memahami proses memasak. Bahkan, menjadi lebih gampang menangkap apa yang ‘disampaikan’. Proses memasak pun menjadi tampak lebih mudah. Serta, akan membangkitkan selera kita karena gambar video fokus pada makanan. Bukan berarti tanpa teks sama sekali, tetap ada teks-teks singkat di setiap adegannya, tuh. Coba, deh, saksikan pada video-video 5 food blogger dari Korea pilihan femina berikut.
(Klik page di bawah untuk melihat keunikan mereka)

Foto: Screenshoot YouTube
1. Honeykki
Tone gambar yang lembut, clean, dan metode ASMR yang digunakan pasti membuat Anda tidak berhenti menyaksikan video-videonya. Ditambah lagi, Honeykki menyajikan beragam resep, dari hidangan Western sampai tradisional Korea, dari menu utama sampai dessert. Keluwesannya memasak membuat aktivitas tersebut tampak mudah, bahkan pada resep yang tampak sulit sekalipun, seperti membuat Scotch Eggs, Tiramisu sampai sampai Kong-guksu. Di akhir video, akan ditampilkan cara penyajian hidangan tersebut, hingga bagaimana disantap. Bukan hanya memasak, Honeykki juga menampilkan vlognya saat berwisata kuliner. . Dijamin membuat air liur Anda menetes. Slurp!

Foto: Screenshoot YouTube
2. Hanse
Siapa bilang membuat cake atau dessert lezat seperti di coffee shop atau bakery itu sulit? Anda mesti simak pemilik akun YouTube “Hanse” ini membuat cake. Prosesnya terlihat mulus dijalankan, bahan-bahannya pun tampak tidak rumit. Ada Raspberry Cheesecake, Honeycomb Toffee, Strawberry Omelet Cake, sampai Green Tea Souffle. Hanse menampilkan pula cara menghias cake-cake tadi. Jadi ingin membuat cake juga, nih!

3. Sweet The Mi
Seperti namanya, akun ini banyak menampilkan menu-menu para sweet toot. Memang, ada juga, sih, menu-menu ‘asinnya’, tapi sebagian besar adalah dessert lezat daan cantik atau cute. Ada Oreo Ice Box Cake, Cinnamon Rolls, sampai Gingerbread House, Pikachu dan Totoro Cookies.

4. Cho’s Daily Cooking
Selain video resep sehari-hari, akun ini juga menampilkan pembuatan cake atau dessert dalam bentuk yang cantik atau lucu. Cek Strawberry Rice Cake, Ryan Mango Chocolate Pudding, Banana Mini Tart, Strawberry Dacquise, juga Squid Ink Pasta Sauce, Ratatouille dan Roast Chicken. Dan, di setiap videonya, diawali dengan tampilan bahan-bahan yang digunakan (diberikan teksnya), sehingga mudah kita catat.

Foto: Screenshot YouTube
5. Foodie Boy
Subscriber kanal ini memang baru 1.843 akun, karena usia akunnya pun masih mudah, baru tiga bulan. Tapi, tidak seperti akun-akun food flogger sebelumnya, Foodi Boy justru menampilkan aneka street food, langsung disyuting dari penjualnya. Foodie Boy memosisikan diri pada video-videonya sebagai pembeli. Jadi, seakan-akan, kita sendiri yang “jajan”. Tentunya, menarik menyimak para penjual makanan membuat dan menyajikan makanan tersebut pada kita.
Dan, video-videonya tetap disajikan dengan metode ASMR. Selain suara makanan yang sedang diolah, terdengar pula percakapan pembeli dan penjualnya. Penonton jadi terasa mereka sendiri yang sedang “jajan”. Dari video-video ini, wawasan tentang street food di Korea pun bertambah. Korea memang dikenal dengan street foodnya yang beraneka ragam dan lezat. Bisa jadi referensi jajan jika sewaktu-waktu ke Korea, nih! (f)