Foto: UNSPLASH

Para individu kuliner mencoba memprediksi hal-hal bakal diperbincangkan tahun depan. Wajib baca bagi yang ingin berbisnis kuliner atau mencari arah hobi baru!
 
1/ William Wongso, Pakar Kuliner, ACMI
 
Kelihatannya, makanan-makanan Barat yang masuk Indonesia agak stagnan, bolak-balik itu saja. Sementara, kuliner lokal mulai punya banyak peminat intens.
 
Rumah makan yang mengarah ke lokal bertambah, tapi disajikan dengan tampilan lebih baik. Makanan Indonesia populer akan dikemas menarik, namun mempertahankan rasa autentik.
 
Kriteria yang disukai jelas bukan fine dining, melainkan makanan family style, comfort food, yang bisa dimakan ramai-ramai, dalam suasana nyaman. Atau, bisa juga jenis street food yang di-upgrade ke ruang santap yang lebih baik.
 
 
2/ Gupta Sitorus, Praktisi Branding 'SANDPIPER'
 
Tahun 2019 adalah perpanjangan dari yang terjadi di tahun 2018, di mana orang mulai bergravitasi ke makanan yang rooted (autentik, hearty) dibanding yang fusion. Era ini juga menggerakkan makanan ke sifat practical. Everything will come in bowl. Visual dan presentasi makanan tetap memegang peranan penting. Food isn’t just something you eat now. You have to visually enjoy it as well.
 
Healthy dan ethical akan didorong oleh generasi milenial. Mereka peduli pada asal-usul makanan hingga pengolahannya. Setidaknya, hingga lima tahun ke depan, kaum milenial akan mendominasi populasi dunia. Mereka akan menjadi penentu tren karena menjadi pembuat keputusan terbesar dengan basis demografis konsumen terbanyak. Kata kunci 2019 adalah ethical, healthy, authentic, dan practical.
 

3/ Tria Nuragustina, Content Director Jakarta Eat Festival
 
Banyak yang akan menerjuni dunia gelato, dibarengi kedatangan mesin-mesin skala besar. Bahkan, ekspo kini diisi anak-anak muda yang naksir bisnis kuliner. Rasa gelato juga akan lekat dengan unsur lokal, berpadu-padan baru. Nonkonvensional itu perlu.
 
Teh kualitas ekspor mulai digalakkan. Secara garis besar, beverage disukai karena mudah diduplikasi sebagai bentuk wirausaha.
 
Pemasak rumahan akan mengisi daftar selebritas kuliner. Maklum, penikmat yang makin kritis mulai merasa jenuh dan mencari inspirasi yang lebih autentik.

Makan di luar dan pesan antar makin marak dan menjadi peringatan bagi produsen alat masak untuk mengembangkan marketing gimmick baru jika tidak mau kehilangan konsumen. Homemade food dan kemampuan memasak di tengah kesibukan perlu dipandang sebagai hal yang seksi.
 
 

 

4/ Fajar Ayuningsih, Foodwriter & Konsultan Pengembangan Wisata Kuliner Indonesia
 
Makanan atau minuman yang bakalan hits adalah yang bernutrisi tinggi. Super food dan healthy food makin dicari, namun tampil kekinian. Minuman teh dan minuman fermentasi perlahan menggantikan posisi minuman kopi.
 
Racikannya kian bervariasi, cenderung artisan. Salah satunya kombucha, yang sebenarnya sudah lama diminum pelaku hidup sehat. Selain karena cita rasanya yang eksotis, kombucha memberi manfaat kesehatan, yaitu meningkatkan kekebalan tubuh.
 
Enggak sekadar menyegarkan. Penggunaan bahan unik akan terus bermunculan dan dieksplorasi. Seperti di tahun sebelumnya, bahan seperti jeruk yuzu, kecombrang, kumquat, taro, kale, dan jamur langka, menghiasi menu.
 

5/ Arie Parikesit, JALANSUTRA & Founder Kelana Rasa
 
Memadukan kuliner lokal dengan bahan asing, atau sebaliknya, akan banyak dilakukan. Pebisnis dituntut menciptakan sesuatu yang out of the box, menarik secara marketing, namun tetap punya identitas serta cita rasa yang dapat dipertanggungjawabkan. Perlu ada cerita menarik di baliknya.
 
Tren 2018-2019 banyak yang mirip, dalam arti, belum ada sesuatu yang menonjol. Untuk tren dunia, makin banyak negara Barat yang mengadopsi unsure Asia. Contohnya, pemakaian nangka muda yang makin populer karena konon dipercaya mendekati tekstur daging, sehingga dibuat untuk isian taco ala Meksiko atau Texas BBQ. Juga avokad dan daun kelor (moringa) yang diolah menjadi dessert! (f)
 
DEASY WIDIASENA (KONTRIBUTOR)

Baca Juga:

7 Resep Sukses Katering Sehat

Pengalaman, Kata Kunci Wisata Gastronomi

Tren Dessert di 2019 Menurut Prediksi Nina Bertha