Foto: Instagram @somsombakery

Anda tentu tahu macaroon, makanan pencuci mulut yang rasanya sangat manis dengan warna-warni yang menarik. Macaroon yang berasal dari daratan Eropa terkenal di seluruh dunia, termasuk di Korea Selatan.

Macaroon mulai hits di Korea Selatan sekitar tahun 2014. Saat itu yang dijual oleh beberapa toko perintisnya Laduree dan Pierre Herme adalah macaroon seperti yang dijual di Prancis. Namun hype itu tidak berlangsung lama. Yang kini tren adalah fatcaroon, yaitu macaroon yang telah disesuaikan dengan selera lidah masyarakat Korea. 

Seperti dikutip dari Koreanherald, sebuah toko penjual fatcaroon, SomSom Bakery, di Seoul, dapat menjual 1000 buah dalam satu hari, atau tepatnya hanya beberapa beberapa jam setelah toko dibuka.  Apa yang membuat fatcaroon populer?





Jika versi Prancis, macaroon sangat manis dan memiliki lapisan tipis di antara kedua kue, meski maka versi Koreanya,  macaroon dibuat tidak terlalu manis. Masyarakat Korea memang tak terlalu suka dessert yang terlalu manis.

Yang membuatnya makin menarik adalah lapisan yang diletakkan di antara kedua kuenya dibuat sangat tebal, sehingga disebut fatcaroon. Saking tebalnya, hampir tidak mungkin menggigit fatcaroon. Pembeli pun harus memotongnya sebelum makan. Seperti burger. 

Era instagram membuat fatcaroon yang dijual seharga 2000 - 3000 won atau sekitar Rp26.000 - 36.000 per buah,  itu makin terkenal. Toko-toko kue di Korea pun berlomba menciptakan bentuk yang makin tebal, berwarna-warni, dan menarik. Variasi rasanya pun kian banyak dan beragam, tak sekadar krim dengan rasa buah dan cokelat tapi juga keju, garlic bread, pizza, dan lain sebagainya. 

Apakah fatcaroomn juga akan sampai di Indonesia?

Lanjutkan membaca halaman berikut untuk tahu sejarah macaroon dan mencoba resepnya.
 
 

Foto: pexels
 
Asal Macaroon

Di dalam literatur Inggris disebut macaroon, sedangkan dalam kaidah bahasa Prancis disebut macaron. Keduanya sah saja Anda sebutkan saat hendak membeli kue ini di patisserie kesayangan Anda. Camilan ‘genit’ yang mulai naik daun ini memang mencuri perhatian banyak penggemar. 

Banyak yang mempertanyakan dari mana sebetulnya macaron atau macaroon ini. Menurut Larousse Gastronomique, kamus kuliner asal Prancis, resep orisinal macaroon datang dari Venesia, Italia. Kata macaroon berasal dari bahasa Italia, maccarone, yang artinya bentuk bubuk halus. 

Namun, kepopuleran macaroon justru berawal di Prancis. Macaroon versi tertua diyakini dibuat pada tahun 791 M di sebuah biara di Cormery. Alkisah, keahlian membuat macaroon ini diperkenalkan oleh  koki dari Catherine de Medici, bangsawan asal Italia yang menikah dengan Raja Prancis, Raja Henri II. Lama-kelamaan, macaroon menjadi camilan favorit orang di Prancis, seperti di Montmorillon, Nancy, Niort, Reims, Pau, Amiens, dan Melun. 

Saat sedang terjadi  Revolusi Prancis, ‘Macaron Sisters’ sangat terkenal di Nancy, Prancis. Dibuat oleh 2 orang biarawati, Suster Margarite dan Suster Marie-Elisabeth yang mencari nafkah dengan cara membuat dan menjual macaroon. Sampai kini pun, jalan tempat mereka berjualan tetap dikenal dengan nama Macaron Sisters. 

Ingin mencoba membuat macaroon sendiri? Coba resep French Macaroon, Classic Chocolate French Macaroon, dan Salted Caramel Macaroon dari Femina. (f)

Baca Juga:

Di New Delhi, Chef dan Diplomat India Nikmati Masakan Indonesia
Ini Cara Menikmati Gelato dengan Maksimal
Yang Istimewa Dari Botol Saus Kolaborasi Ed Sheeran dan Heinz