
Foto : Pixabay
Walaupun berstatus makanan pendamping, ketidakhadiran acar dalam suatu hidangan kerap menjadikan rasa keseluruhan makanan menjadi kurang greget.Acar merupakan bahan makanan yang diawetkan dengan penggunaan campuran cuka, air, dan garam. Cara pembuatannya tergolong mudah, hanya durasi penyimpanannya yang memakan waktu lama.
Kebanyakan dari kita mengenal acar dengan bahan utama mentimun, wortel, bawang, hingga cabai. Acar khas Indonesia ini, sering kita jumpai di berbagai hidangan seperti nasi goreng, sate, hingga sajian soto betawi. Selain itu, ada juga sajian acar kuning dan acar nanas yang tidak kalah segar.
Tak hanya d Indonesia, di negara-negara lain, menyantap acar juga kerap jadi kebiasaa.
Apakah Anda pernah berkenalan dengan acar terkenal milik beberapa negara ini?
(klik nomor di bawah ini untuk melanjutkan)

Foto : Pixabay
1/ Kimchi (Korea)Umumnya terdiri dari sawi putih dan lobak dengan campuran berbagai bahan rempah khas Korea. Bercita rasa asam pedas berkat penggunaan cabai bubuk dan jahe.
Menurut penelitian yang diadakan di Pusan National University, Korea Selatan. Kimchi diketahui dapat membantu melancarkan pencernaan. Tak heran warga Korea selalu menyediakan Kimchi di setiap waktu makan mereka!
Foto : Pixabay
Makanan ini bahkan termasuk ke dalam kategori snack sehat karena kandungannya yang kaya gizi. Menggunakan mentimun jenis cucumber Kirby yang memiliki bentuk lebih kecil dengan tonjolan-tonjolan di sekeliling kulit. Marak disantap saat musim panas.
Serupa dengan acar jenis ini adalah Gherkins (Inggris) dan Chornicon (Perancis).

Foto : Pixabay
3/ Tsukemono (Jepang)
Masyarakat Jepang ternyata juga tidak kalah menggemari acar. Tidak hanya sayur dan buah-buahan saja yang dijadikan acar, tapi juga berbagai jenis daging kerap juga diolah dengan metode ini. Dulunya metode ini dilakukan untuk mempersiapkan diri jika terdapat kejadian gagal panen.
Beberapa yang sering dijumpai Umeboshi (asinan buah bunga plum), Beni Shoga (asinan jahe merah), Takuan (asinan lobak), hingga Gari (asinan jahe) yang sering dijumpai dalam hidangan Sashimi.

Foto : Pixabay
4/ Giardiniera (Italia)
Memiliki arti berasal dari kebun. Bahan yang digunakan terdiri dari potongan paprika, wortel, cauliflower, bawang bombay, dan zucchini. Setelahnya, ditambahkan berbagai rempah seperti bawang putih, oregano, dan cabai merah bubuk, lalu dituangkan red/white wine vinegar.

Foto : Pixabay
5/ Mango Pickle (India)
India kaya akan hasil mangga dengan cita rasa berbeda-beda di tiap penjurunya. Acar mangga ini kerap dijumpai dalam sajian nasi, paratha, ataupun saat menemani lamb chop. Citarasanya manis dan sedikit berat, berkat tambahan minyak.
Di India bagian utara, acar mangga diberi tambahan minyak dari mustard. Sedangkan di India bagian selatan, acar menggunakan minyak dari biji wijen. (f)
Baca juga:
8 Acara Masak Jadul di Indonesia! Mana yang Bikin Anda Paling Betah Nonton?
5 Kunci Sukses Membuat Sambal Matah
Tahu Acar