
Foto: Unsplash
Tahun 2019 tentunya akan menjadi lembaran baru. Begitu juga dengan tren pada dunia makana di Indonesia. Sebelum melangkah ke tahun yang baru, yuk lihat! Makanan apa saja sih yang nge-tren di tahun 2018. Mana saja yang sudah Anda coba?

Foto: Instagram
Awal tahun 2018 disegarkan dengan kehadiran minuman mangga alias Thai Mango. Jus dengan porsi super jumbo dengan tekstur kental layaknya pure ditambah potongan buah mangga menjadi daya tarik utama gerao-gerai yang mejual menu ini. Namun, sebenarnya tak hanya jus yang ditawarnkan, tapi juga berbagai macam dessert dari buah mangga seperti, mango sticky rice, es buah mangga, dll.

Foto: Instagram/@donutpapi
Tak hanya hits di Indonesia, tapi juga nge-hits di manca negara. Sydney, gerai Donut Papi berinovasi dengan membuat donut dari mi instan ini. Hasilnya, antrean panjang mengular . Saking banyaknya pembeli, gerai ini harus membatasi jumlah pembelian, maksimal 2 buah per orang.

Foto: Instagram.com/ @eskepalviral
Minuman es dari racikan cokelat bubuk Milo ini sebenarnya lebih dahulu nge-tren di Malaysia. Sempat membuat heboh masyarakat Indonesia hingga bermunculan gerai Es Kepal Milo dimana-mana. Namun, tren ini rupanya tidak bertahan lama. Hanya dalam selanga waktu 2-3 bulan, eupforia masyarakat pada es susu ini surut dengan cepat.

Foto: Instagram/ @dumdumthaidrinks
Kehebohannya tidak seperti Es Kepal Milo. Namun, peminatnya tetap stabil, sehingga teh susu khas Thailand ini masih menjadi favorit pembeli untuk mengusir dahaga dan hawa panas Jakarta. Dibuat dari bubuk the khas Thailand yang memiliki aroma khas dan warnanya yang merah, dicampur dengan susu kental manis dan susu evaporasi yang membuatnya kian gurih. Merek DumDum merupakan pencetus tren ini.

Foto: Instagram/ @pisgorcinta
Pisang goreng memang tidak pernah salah di lidah orang Indonesia. Pisang goreng madu akhirnya hadir menyusul tren pisang goreng topping dan pisang nugget. Sebenarnya pisang ini hampir sama seperti pisang goreng umumnya, namun rasanya supermanis hingga seperti madu. Pisang Goreng Madu Bu Nanik di bilangan Jakarta Barat mengawali tren ini, kemudian disusul dengan merek Pisang Cinta.

Foto: Instagram/ @kedaikopikulo
Kejayaan kopi lokal kian berkibar. Setelah pasar lokal teredukasi mengenai kekayaan dan kualitas kopi lokal yang sangat baik, apresiasi masyarakat Indonesia pada pengusaha minuman kopi lokal pun meningkat. Diawali oleh Kopi Tuku yang menjual es kopi susu dalam kemasan gelas plastik dengan harga ekonomis.
Memasarkan kopi susu dengan merek dan nama-nama yang unik menjadi daya pikat agar masyarakat ingin mencoba. Cara ini disambut baik oleh para pembeli. Gerai-gerai es kopi susu menjamur. Kopi Kenangan, Kedai Kopi Kulo, beberapa yang ternama, di antara banyaknya penjual es kopi susu. (f)
Baca Juga:
Food Forecast 2019 (1)
Venom Cheese, Jenis Keju Baru?
7 Resep Sukses Katering Sehat