Dok. Freepik

Tradisi merayakan hari Valentine tidak pernah luntur setiap tahun.

Berbondong-bondong orang meramaikan peringatan kasih sayang tersebut. Meskipun berasal dari budaya Barat, negara-negara di 
Asia tidak mau kalah untuk ikut merayakannya hari yang terjadi setiap tanggal 14 Februari tersebut. Di Indonesia, perayaan
Valentine dilakukan dengan saling memberikan hadiah pada kekasih, memberikan cokelat, dan ditutup makan malam romantis.

Tapi, beberapa negara Asia memiliki tradisi yang menjadi ciri khas perayaan 
Valentine pada negara tersebut, seperti pada 5 negara berikut. Simak, yuk, siapa tahu bisa jadi inspirasi jika ingin merayakan
Valentine yang berbeda.

Yuk, klik page selanjutnya!

 
 
 
Dok. Freepik

Jepang

Umumnya, pemberian cokelat saat Valentine diberikan pria kepada wanita, tapi di Jepang terjadi sebaliknya.

Pada hari Valentine, wanita single maupun sudah berpasangan memberikan cokelat pada pacar, teman, atau sekadar rekan kerja. Jangan dilihat sebagai hal yang romantis! Memberikan cokelat pada hari Valentine bagi orang Jepang adalah hal yang 'wajb' saat valentine. 

Makna cokelat persahabatan tadi menjadi romantis ketika cokelat yang diberikan menggunakan tempat yang dibuat sendiri oleh si wanita atau yang harganya mahal.

Cokelat kasual kepada pria tadi disebut giri choco, sedangkan sekotak cokelat mahal disebut honmei choco.

Pemberian cokelat ini akan mendapat "balasan" pada tanggal 14 Maret nanti, ketika giliran pria memberikan wanita hadiah berupa segala sesuatu yang bernama putih. Bisa cokelat putih, marshmallows, kue, dan lainnya. Tanggal 14 Maret ini disebut sebagai Hari Putih (White Day)

 
 

Dok. Korea Timesus.com

Korea Selatan

Tradisi perayaan Valentine di Korea Selatan mirip dengan Jepang, yaitu pemberian cokelat dari wanita ke pria pada tanggal 14 Februari, lalu dilanjutkan White Day tanggal 14 Maret.

Bedanya, ada perayaan tambahan pada tanggal 14 April, yang disebut juga sebagai Hari Hitam (Black Day) dan ditujukan kepada para jomblo (wanita maupun pria). Para manusia single merayakan ke-jomblo-an mereka dengan mengenakan pakaian serba hitam, makan mie kacang kedelai hitam (Jajangmyeon) atau minum kopi.

Pokoknya, seharian diisi dengan hal-hal berbau gelap. 

 
 

Foto.Dok.Bloomberg.com


Tiongkok

Bangsa Tiongkok juga ikut merayakan Hari Valentine sesuai tradisi barat pada tanggal 14 Februari.

Namun, ada perayaan cinta lainnya yang dilakukan mereka, yaitu terjadi setiap hari ketujuh pada bulan ketujuh di kalender Tiongkok. Karena sesuai kalender Tiongkok (bulan), perayaan kasih sayang khas Tiongkok tersebut pun berbeda-beda harinya setiap tahun pada tahun matahari (Gregorian) umumnya.


Pada hari kasih sayang Tiongkok ini, para wanita menyediakan makanan dan buah-buahan, sambil berdoa untuk mendapatkan cinta sejati serta suami yang ideal.

Festival perayaan cinta Tiongkok ini berawal dari dongeng mengenai dua bintang di angkasa yang dianggap sebagai sepasang kekasih. Mereka hanya dibolehkan bertemu setahun sekali, selama hari ketujuh tadi (Qi Xi, atau bermakna malam ketujuh).

 
 
 
Dok. IB Times.co.in

Filipina
 
Bagi sebagian orang Filipina, datangnya Hari Valentine justru jadi cara untuk penghematan biaya pernikahan. Pasalnya, setiap tahun, ribuan orang akan berkumpul untuk mengikuti acara pernikahan masal.

Pernikahan masal ini dibiayai oleh negara sebagai bagian pelayanan publik. Penduduk Filipina pun tidak mau membuang-buang kesempatan ini sebagai cara menghemat biaya pernikahan.

 
 

Dok. India TV News.com
 
India

Perayaan Valentine di India termasuk baru, yaitu baru mulai menyebar pada awal tahun 1990-an.

Hal ini bermula dari media-media televisi dan radio berlomba-lomba mengadakan kompetisi membuat surat cinta. Banyak perbedaan pendapat mengenai perayaan Valentine dalam kebudayaan India, di mana masalah cinta dan pernikahan mesti melibatkan seluruh keluarga, bukan hanya diperingati berdua saja.

Mununjukkan perasaan cinta di publik pun masih dirasa tabu di India. Meski demikian, perayaan Valentine kian hari kian populer. Resto, bioskop, kafe, dan lainnya di India akan sibuk melayani tamu-tamu yang merayakan Valentine pada tanggal 14 Februari. Tak terkecuali toko-toko hadiah yang ramai diserbu pembeli yang ingin mengekspresikan cinta mereka melalui hadiah.

 
Bagaimana dengan perayaan Valentine Anda? Semoga nanti berkesan.

Selamat Hari Valentine!
(f)