Foto: ShutterstockKekayaan budaya dan hayati Indonesia melahirkan aneka ramuan minuman yang dipercaya berkhasiat menyehatkan tubuh. Berikut beberapa di antaranya:
1/ Saraba
Jika masyarakat Sunda mengenal bandrek sebagai minuman penghangat tubuh di musim hujan, masyarakat Makassar mengenal saraba.
Terbuat dari air yang direbus bersama jahe, santan, kuning telur, gula aren, dan bubuk merica. Ramuan ini dipercaya dapat menjaga stamina dan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah lelah dan jatuh sakit.
2/ Teh liang
Teh liang atau liong yang terbuat dari rebusan/seduhan daun kumis kucing, mint, dan tumbuhan yang disebut andong-andong kerang ini dipercaya dapat mengobati panas dalam. “Biasanya ada di toko bubur ayam, warung-warung comfort food milik keturunan Tionghoa seperti di daerah Singkawang-Kalimantan Barat, Bangka-Belitung, Palembang, dan Medan,” ujar Trifitria Nuragustina, food editor femina.

Foto: Shutterstock
3/ Teh talua pinang
Dari namanya jelas ini adalah minuman yang memiliki bahan utama teh dan pinang muda. Minuman ini biasa dijual di warung-warung tradisional di Sumatra Barat, namun berbeda dari teh talua biasa, karena menggunakan pinang muda, sehingga dipercaya kaum pria dapat meningkatkan stamina.
Yang menarik dari minuman ini adalah cara pembuatannya. • Pertama, di dalam gelas, telur bebek atau ayam kampung yang sudah dikocok dicampur gula. • Sementara itu, rebus teh dan pinang muda hingga pekat. • Setelah mendidih, tuang ke dalam telur. Untuk menghilangkan rasa amis, biasanya ditambahkan jeruk nipis dan susu kental manis.
4/ Adon-adon coro
Konon, ini salah satu minuman favorit R.A. Kartini. Adon-adon dalam bahasa Jawa berarti mengadukaduk, sementara coro berarti kecoak. Bukan berarti terbuat dari kecoak, tapi bahan pembuat minuman yang lebih mirip bubur ini sering mengambang dan harus diaduk-aduk agar makin terasa menyatu.
Adon-adon coro terbuat dari aneka rempah, yaitu jahe, kayu manis, cengkih, lengkuas, daun pandan, dan merica bubuk, yang dimasak bersama santan dan gula merah. Cita rasa pedas dan sensasi hangat akan terasa saat meminumnya.

5/ Loloh cemcem
Jika Anda berkunjung ke Pulau Bali, cobalah loloh cemcem. Minuman ini terbuat dari daun cemcem (daun kloncing), buah asam, kayu manis, daun sirih, daun jarak pagar, daun dadap, air kelapa, buah kelapa, gula aren, dan garam. Saat disajikan, minuman berwarna hijau ini biasanya ditambahkan potongan buah kelapa muda dan es batu. Segar. Masyarakat Bali percaya minuman ini dapat memberi rasa nyaman pada pencernaan dan menurunkan tekanan darah.
Foto: Shutterstock6/ Guraka
Minuman ini bisa ditemukan di Ternate dan Halmahera di Maluku Utara. Seperti kebanyakan minuman tradisional, guraka berbahan dasar jahe yang direbus bersama gula merah hingga pekat. Yang membuatnya menjadi khas daerah ini adalah taburan kenari di atasnya saat disajikan. Pohon kenari memang banyak tumbuh di daerah ini.
Foto: Shutterstock7/ Suppa senna
Minuman ini konon menjadi favorit Sultan Bima di masa lalu. Terbuat dari ramuan kayu senna (secang) dan belasan rempah lain. Minuman ini hingga kini masih bisa dinikmati, jika Anda berkunjung ke Bima, Nusa Tenggara Barat karena banyak dijual di sekitar istana Sultan Bima yang kini menjadi Museum Asi Mbojo. Khasiatnya, apa lagi kalau bukan untuk menjaga stamina tubuh. (f)
Baca Juga:
5 Makanan Fermentasi Khas Indonesia
8 Fakta Tentang Kue Bulan Yang Ternyata Erat Dengan Bakpia
Ini Beda Kue Keranjang di Indonesia dan di Tiongkok