Suasana Steakhouse berdesain kontemporer. Cocok untuk business lunchdan keluarga./ Foto: dok. Adesco Group.
Penyuka steak mencari banyak faktor di balik kenikmatan steak. Jenis potongan dagingnya, tingkat marbling, sensasi juicy di dalam mulut, hingga kematangan yang pas. Adesco Group milik restaurateur Reino Barack menyelami kebutuhan kalangan ini dengan membawa nama besar Ishigamaya Hamburg ke Jakarta.
Ibu kota, tepatnya di Plaza Indonesia Lt.5, Jl. MH Thamrin No.28-30, Jakarta Pusat, menjadi lokasi perdana Ishigamaya Hamburg di luar Jepang berkat portfolio mengesankan Adesco Group yang sepayung dengan Plaza Indonesia, Keraton at The Plaza, Akira Back, dan Chavaty. Dibentuk PT Kichiri Rizki Abadi, joint venture antara PT Rizki Bukit Abadi (Adesco Group) dan Kichiri & Co. (Ishigamaya Hamburg - Japan) untuk mendatangkan steak premium ini ke Indonesia.
Memiliki konsep ruang yang bisa berbeda-beda mengikuti target konsumen di areanya berdiri, Ishigamaya Hamburg di Indonesia tampil berkelas di dalam Plaza Indonesia, menyimbolkan kualitas produk yang diperkenalkannya.
Hamburg di sini dibuat dari wagyu Australia, bercampur sayur dan rempah, dicincang segar di dapur, bukan dari daging cincang beku. Rasio antara daging berlemak dan lean meat menghasilkan daging yang juicy, lembut, dan aroma yang membangkitkan selera. Chef Yukihito Sakase menurunkan resep paten ini kepada tim dapur Jakarta sebelum kembali ke headquarternya di Shibuya.
Steak dipanggang dalam stone oven bersuhu 400°C, di atas skillet panas yang menjadi wadah sajinya. “Oven didatangkan dari Jepang karena merupakan desain khusus Ishigamaya Hamburg,” ujar Vice President PT Kichiri Rizki Abadi, Dimas Bima Aditya.
Foto: Adesco GroupHadir berbagai opsi saus: original sauce (soy sauce), teriyaki, cheese cream sauce, napolitan sauce, dan chef’s special sauce (saus buttercream berempah). Ada pula sirloin steak dari daging sapi Iowa, AS. Semua makanan tidak mengandung daging babi, minyak babi, dan alkohol.
Bayangkan suara hamburg yang berdesis di atas skillet panas, lalu disiram saus gurih. Aromanya merebak. Gandakan kenikmatan dengan tambahan telur, mozzarella, atau red cheddar sebagai topping. Daging hamburg tersedia dalam ukuran 180 gram, 360 gram, dan 90 gram (kid’s set). Anak-anak juga mau makan enak!
Jika menilik sejarahnya, hamburg lahir di kota penghasil daging sapi berkualitas, Hamburg, Jerman. Hamburg meluas di Amerika bersamaan dengan budaya yang terbawa dari Jerman di Perang Dunia I. Agar bisa dimakan para pekerja sambil berjalan, hamburg dimasukkan ke dalam setangkup roti, menjadi hamburger yang kita kenal sekarang.
Di Jepang, hamburg beradaptasi dengan guyuran saus yang seringkali creamy atau ditemani japanese omelette. Karena lembut, hamburg lazim dimakan menggunakan sumpit. (f)
Baca Juga:
Hidangan Lele di Restoran Jepang, Coba Yuk!
Jiggly Pancake Asal Osaka yang Membuat Orang Rela Antre
Kejutan Chef Akira Di Jakarta
Trifitria S. Nuragustina
Editor : Nuri Fajriati