Satu lagi produk kreatif anak bangsa dipamerkan di ajang internasional. Label tekstil asli Indonesia, Sejauh Mata Memandang, berpartisipasi pada eksibisi MAISON & OBJET PARIS 2017, 8 – 12 September 2017 lalu. MAISON & OBJET PARIS adalah sebuah eksibisi mengenai desain interior, dekorasi rumah, dan gaya hidup terkemuka di dunia. Di sini, karya-karya kreatif dari seluruh dunia dipamerkan. Dan, di eksibisi ini, seperti diungkapkan pada siaran pers yang diterima Femina, Sejauh Mata Memandang menampilkan sejumlah tekstil (kain) berkualitas tinggi serta produk-produk buatan tangan yang dibuat di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk koleksi di MAISON & OBJET PARIS, founder and creative director Sejauh Mata Memandang, Chitra Subyakto, menampilkan karya-karya yang terinspirasi dari keindahan Pulau Sumba. Sumba dikenal dengan bukit-bukitnya, air biru serta padang rumput yang luas jadi sumber inspirasi kreatif yang unik dan menarik. Tidak lupa, karya-karya tersebut menggunakan kain tradisional Sumba yang dibuat oleh tangan dan tidak kalah indahnya,yaitu ikat.

Guna menghasilkan produk-produk tersebut, Sejauh Mata Memandang bekerja sama dengan penenun asli Sumba—yang diesbut juga Humba dalam bahasa Suma—untuk menciptakan tenun ikat dengan motif-motif yang menggambarkan keindahan Sumba. Kain-kain tradisional ini pun disulap oleh Chitra menjadi sejumlah produk desain kontemporer seperti hiasan dinding, taplak meja, bantal, scarf, dan boneka. Selain dari Sumba, Sejauh Mata Memandang juga membawa kain-kain batik yang dibuat langsung oleh perajin batik di pulau Jawa.

Simak produk-produk Sejauh Mata Memandang yang dipamerkan di MAISON & OBJET PARIS, serta cara pembuatannya pada foto-foto di atas.

Bangga produk kreasi asli Indonesia bisa sejajar dan bersaing di dunia internasional. Selamat, Sejauh Mata Memandang!(f)