Foto: Dok. Adrian Gan

Tak sedikit masker kain yang diproduksi pada masa #NewNormal ini. Ragamnya pun luas, mulai dari masker yang diproduksi massal dengan harga terjangkau hingga masker premium karya para desainer lokal yang didesain sungguh cantik. Namun tentu saja harganya lebih mahal.
 
Masker premium terbaru datang dari perancang Adrian Gan. Berawal dari terhentinya kegiatan produksi di rumah mode miliknya akibat pandemi, Adrian berinisiatif untuk membuat masker kain dari bahan perca batik sisa produksi untuk digunakan oleh para pekerja di workhop-nya.
 
Setelah itu, Ia lalu mulai membuat masker untuk sahabat terdekat yang tentu saja dengan senang hati memposting masker-masker cantik itu di media sosial. Akibatnya muncul permintaan dari para klien dan konsumen lain untuk dibuatkan masker kain berhias bordir dan sulaman khas Adrian Gan.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 
 

Foto: Dok. Adrian Gan


Tak seperti perancang lainnya yang memproduksi beberapa seri masker, Adrian merancang masker sesuai dengan keinginan pelanggannya alias tidak ada kembarannya. Boleh disebut sebagai masker adibusana.
 
Embroidery yang saya buat biasanya melambangkan zodiac ataupun shio dari klien itu. Tapi seiring waktu saya juga mengembangkan motif-motif yang lebih luas, seperti hobby atau profesi pemakainya.” Dapat dikatakan setiap masker yang diproduksi telah dirancang secara khusus bagi pembelinya.
 
Adrian menggunakan material katun dan sutera, dengan 3 lapisan masker sesuai anjuran WHO. Untuk yang mengenakan hijab, dibuatkan pengait khusus agar tidak mengganggu hijabnya.  Tertarik memiliki masker yang dirancang khusus hanya untuk Anda? Untuk informasi harga dan pemesanan, silakan email ke adi.utama.pt@gmail.com. (f)
 
 
 
 
Baca Juga
Lazywear Persembahan Mel Ahyar, Perpaduan Gaya Dan Kenyamanan Di Rumah
Sosok Anggun Power Woman Di Mata Silvia Venturini Fendi
Menolak Tenggelam Dalam Pandemi, Andreas Odang Membangkitkan Denyut Adibusana