
Foto: Dok. Femina
Obin Komara melalui BIN House selalu berusaha menemukan ruang untuk membuat batik relevan dengan jaman tanpa mengubah jati dirinya.
Fotografer: Hendra Kusuma - HK Studio
Pengarah gaya: Rajasa Pramesywara
Penata rias: Philips Kwok
Model: Judith Ayu - The A Team
seluruh busana koleksi: BIN House
Lihat laman selanjutnya

Foto: Dok. Femina
Menjaga produk budaya tak cukup mengagguminya. Merawat juga mengandung arti mengembangkan.
Fotografer: Hendra Kusuma - HK Studio
Pengarah gaya: Rajasa Pramesywara
Penata rias: Philips Kwok
Model: Judith Ayu - The A Team
seluruh busana koleksi: BIN House
Lihat laman selanjutnya

Foto: Dok. Femina
Batik bisa direka-ulang ide dan tekniknya agar tetap relevan dan dibutuhkan.
Fotografer: Hendra Kusuma - HK Studio
Pengarah gaya: Rajasa Pramesywara
Penata rias: Philips Kwok
Model: Judith Ayu - The A Team
seluruh busana koleksi: BIN House
Lihat laman selanjutnya

Foto: Dok. Femina
"Tradisi adalah jati diri, nilai, laku. Moderen adalah cara berpikir dan sudut pandang. Saya tidak melihat keduanya berasa di tempat berbeda" - Obin Komara 2012.
Fotografer: Hendra Kusuma - HK Studio
Pengarah gaya: Rajasa Pramesywara
Penata rias: Philips Kwok
Model: Judith Ayu - The A Team
seluruh busana koleksi: BIN House
Lihat laman selanjutnya

Foto: Dok. Femina
Obin dibantu tim dari BIN House akan terus berkarya dan mengembangkan budaya serta tradisi batik kontemporer yang tak lekang oleh waktu.
Fotografer: Hendra Kusuma - HK Studio
Pengarah gaya: Rajasa Pramesywara
Penata rias: Philips Kwok
Model: Judith Ayu - The A Team
seluruh busana koleksi: BIN House
(f)
Baca Juga
Boho Queen, Selebrasi Karya Ghea Panggabean di Ranah Industri Mode Indonesia
Safari Musim Gugur ala Kate Spade
Satu Dekade Upaya Hian Tjen Mengejar Kesempurnaan Adibusana