Foto: Dok. GCM Group
Perhelatan akbar Jakarta Fashion Week kini telah memasuki hari keenam. para label dan desainer muda kembali unjuk kebolehan, beberapa dari mereka mempresentasikan koleksi kedua dan ketiga mereka minggu ini.
Dimulai dengan presentasi Calla The Label, Natalia Kiantoro, dan Pvra yang menampilkan serangkaian koleksi mereka. Calla The Label tampil dengan print aneka warna yang menyegarkan mata. Warna dasar aneka rupa dalam berbagai potongan busana siap pakai tampil dengan padu padan yang menarik dan tidak berlebihan.
Natalia Kiantoro menampilkan serangkaian busana premium ready to wear dengan potongan yang cukup seksi. Bermain dengan material kulit, duchess, organza, dan lace, menjadikan busana yang ditampilkan cukup beragam namun memungkinkan untuk dipadu padankan.
Bermain dengan warna hitam, putih, dengan sedikit sentuhan warna gelap dan terracotta, Natalia kiantoro juga mengeksekusi koleksinya dengan baik dan rapi, hanya saja, beberapa desain tampak terlalu terbuka ataupun tidak dengan padu-padan yang memungkinkan dikenakan sebagaimana pada kehidupan nyata, harus menjadi pertimbangan Natalia pada presentasi selanjutnya.
Pvra melakukan presentasi keduanya minggu ini, masih bermain dengan teknik yang sama, namun pada presentasi keduanya Pvra menampilkan permainan payet pada alas kaki berwarna dasar hitam. Tak hanya sandal, kali ini Pvra juga menampilkan espadrilles dan sling back shoes.
Seluruh koleksi terkonsep dengan baik meski tidak ada pengembangan yang berbeda dari segi embellishment, dan ada beberapa payetan yang terurai saat model berjalan di runway Fashion Tent ada hari keenam Jakarta Fashion Week 2020.
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
Foto: GCM Group
Presentasi malam itu ditutup oleh tiga label yang telah memiliki penggemar yang cukup besar di Indonesia. Mereka adalah Major Minor, Eridani, dan Sean Sheila. Ini merupakan presentasi pertama Eridani minggu ini, dan merupakan presentasi kedua Major Minor dan Sean Sheila.
Eridani yang terpilih untuk menjadi anggota terbaru Ikatan Perancang Mode Indonesia, menunjukkan keunggulannya dalam bermain drapery. Nuansa netral dan keemasan yang dipadukan cantik dalam potongan busana premium siap pakai kontemporer tampak anggun untuk berbagai kesempatan. Kerapian dan presisi yang dieksekusi dengan baik oleh Eridani merupakan pengolahan desain kontemporer yang terinspirasi dari konsep baju kurung dengan filosofi menjaga keindahan perempuan penggunanya.
Presentasi kedua Major Minor ini cukup menyita perhatian. Dibuka dengan busana siap pakai sehari-hari yang tampak tidak berbeda dari koleksi yang dipresentasikannya bersama Senayan City beberapa hari sebelumnya, ditampilkan dengan aksesori yang sama dengan presentasi sebelumnya dan sepatu berumbai.
Lagu Nina Simone yang mengalun dengan ritme Afrika tampak tidak terhubung dengan tampilan yang disajikan hingga pertengahan koleksi yang tampak lebih tribal. Ari Seputra, direktur kreatif Major Minor seakan mengajak hadirin untuk lari sejenak dari hiruk pikuk di kota dengan busana office-friendly yang ditawarkan, menuju suasana safari dan tribal di Afrika yang lebih bebas, adventurous, dan daring. Semua tampilan dieksekusi dengan baik meski beberapa material bisa ditingkatkan lagi kualitasnya.
Sean Sheila menutup presentasi Jakarta Fashion Week hari keenam dengan koleksinya yang bertajuk ‘Consume’. Potongan-potongan siap pakai dalam warna hitam yang dipadu dengan pastel yang ringan, tampak lebih affordable dan komersial bila dibandingkan dengan koleksi kolaborasi Sean Sheila dengan Byo bersama Senayan City.
Masih bermain dengan raw finishing dan dekonstruktif, Sean Sheila menggunakan material premium yang dapat bertahan lebih lama dibandingkan dengan busana siap pakai produksi ritel yang lebih mudah rusak setelah beberapa kali pakai. Dengan seluruh busana yang diproduksi dan eksekusi dengan baik, koleksi Sean Sheila pun dapat dipastikan menjadi must have item para millennial muda di Indonesia, Singapura, dan Malaysia, yang menjadi target pasar utama Sean Sheila.
Pagelaran Jakarta Fashion Week 2020 akan ditutup esok hari di Senayan city Jakarta, pada ketiga areanya yaitu Fashion Tent, Fashion Atrium, dan Fashionlink. (f)
Baca Juga
Pertaruhan Nama Besar Desainer Muda Tanah Air, Ulasan Mode Femina Untuk Presentasi Jakarta Fashion Week 2020 Hari Kelima
Gema Nama Besar Desainer Muda, Ulasan Femina Untuk Pagelaran Jakarta Fashion Week 2020 Hari Keempat.
Yang Melegenda dan Yang Muda, Ulasan Mode Femina Untuk Jakarta Fashion Week 2020 Hari Ketiga
Kiprah Desainer Muda di Jakarta Fashion Week 2020 Hari Kedua
Ulasan Mode Femina Untuk Jakarta Fashion Week 2020 Hari Pertama