Foto: Dok. Youtube Jakarta Fashion Week
 
Di awal Agustus 2020 telah ada dua rangkaian presentasi mode secara digital, JFW Series: Revival Fashion Festival 2020 dan Asia Newgen Fashion Award (ANFA) 2020. Meskipun memiliki tujuan berbeda, namun usaha keduanya sama, menjadikan industri mode tanah air kembali berdenyut. Walaupun masih lemah, tentu hal ini lebih baik daripada tidak sama sekali. Kali ini Femina dalam tagar #blanjalokal akan membahas karya terbaru perancang tanah air yang yang mencuri perhatian.
 
Cottonink
Cottonink memang bukan pemain baru, kepiawaian mereka dalam mengolah rancangan yang simpel, dan wearable tak perlu dipertanyakan lagi. Lihat blus panjang print yang menawan dan mudah dipadupadan dengan celana panjang, celana pendek maupun rok lurus. Untuk koleksi Spring –Summer 2020 ini Cottonink melengkapi koleksinya dengan masker dan topi sebagai pelengkap.
 
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih jauh.
 
 
Foto: Dok. Youtube Jakarta Fashion Week
 
Jii by Gloria Agatha
Bila biasanya Gloria Agatha menyuguhkan print berbagai grafik menggemaskan seperti motif buah-buahan ataupun motif binatang, kali ini hal itu tidak tampak sama sekali. Bermain dengan material kain polos, Gloria menonjolkan keunggulan permainan pola rancangannya yang effortless chic. Nuansa warna netral dan teduh menjadi pilihan palet warna untuk koleksi terbaru ini.
 
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 
 
Foto: Dok. Youtube Jakarta Fashion Week
 
Kami
Tampilan vintage dengan nuansa floral pastel ala 70-an dituangkan Kami kedalam modestwear yang tampak modern. Siluet longgar dengan aksen serut dan drapery ringan dipilihnya menjadi detail koleksi. Grafik floral cantik yang ringan dalam busana berlapis tipis, tepat untuk Anda yang ingin menjalani new normal. Baik Anda yang berhijab maupun tidak.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 
 
 
Foto: Dok. Youtube Jakarta Fashion Week
 
Calla the Label
Masih mengunakan formula padupadan tabrak warna dalam motif seragam, Calla the Label menampilkan busana berpotongan longgar dan nyaman dalam warna ceria.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 
 
Foto: Dok. Youtube Jakarta Fashion Week
 
Wilsen Willim
Tampilan kemeja kerah ikat dalam nuansa putih dan biru langit ataupun grafik cantik bernuansa senada, dipadukan dengan luaran abu-abu dan warna gelap berpotongan longgar yang dilengkapi sabuk untuk menciptakan siluet tegas. Permainan tailoring yang patut diapresiasi dengan ragam potongan unisex yang cukup beragam.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 

Foto: Dok. Harper’s Bazaar Indonesia
 
Denniel Richard
Satu dari sepasang juara ANFA 2020 ini mengusung tema sustainability dengan mengolah kembali material vintage dan bahan sisa. Mengaku terinspirasi dengan keberanian mendiang Yves Saint Laurent membuat Denniel mencoba mengesekusi berbagai pola tailoring yang unisex dengan siluet 80-an.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 
  
Foto: Dok. Harper’s Bazaar Indonesia
 
Stefani Evelyn
Mengedepankan keunggulannya dalam bermain cetak 3D dan inspirasi perpaduan teknologi, alam, dan lingkungan, dituangkan Stefani menjadi rangkaian busana yang tampak bagai wearable artwork yang nyaman dikenakan. (f)
 
 


Baca Juga

Rumah Mode Zuhair Murad Turut Menjadi Korban Ledakan Lebanon
Pemerintah Kasih Dukungan Apa untuk UKM Fashion?
Langkah UKM Mode Indonesia di Masa New Normal